, ,

Membuat Foto Kloning Alias Foto Kembaran Alias Duplikat Diri

Membuat Foto Kloning Atau Duplikat

Saya menunda membuat tulisan ini, karena ingin mempraktikan foto kloning secara komplit. Ternyata tidak segampang itu bagi saya. Tapi, saya telah (sedikit) menuliskan dengan cara apa dan bagaimana foto kloning dibuat, mulai dari tahapannya, mengedit, aplikasi yang dipakai, bahkan mau langsung membuat kloning foto di android pun bisa. Namun, saya tidak akan panjang-lebar menuturkannya karena memang tidak semua teknik/cara saya pakai. 

Nah, daripada bingung saya ngoceh apa, yuk kita mulai.

Membuat Foto Kloning atau Kembaran Diri 

Foto kloning sebenarnya adalah teknik menggabungkan foto satu dengan lain, dengan latar belakang yang sama namun objek berpindah. 

Untuk membuat foto kloning diri, sebenarnya tidak susah. Ini tipe trik foto kekinian yang mudah kok. 
Menyesuaikan pertanyaan dari beberapa teman: 

Q : Apakah bisa dilakukan sendiri? 

Jawabnya : Bisa ya dan tidak. 

Saya beberapa kali mencoba foto duplikasi diri ini tanpa teman, artinya saya saja yang melakukan semuanya dan BISA. Tapi, saya sarankan mending bersama kawan yang memotret, lebih enak aja.


MEMBUAT FOTO KLONING DENGAN APLIKASI EDIT FOTO 

Tahapan pembuatan : 

PERTAMA : PENGAMBILAN GAMBAR


1) Lokasi
Pilih lokasi yang berlatar belakang suasana romantis tenang. Jangan cari lokasi yang ramai, penuh orang, atau banyak benda-benda yang bergerak. Bukan tidak boleh, tapi bakal repot ngedit nantinya.

2) Penyangga
Tidak punya tripod? Tidak masalah, yang penting kamera bakal bisa diam, tidak bergerak, tetap tenang dan penuh khidmat selama mengambil gambar. Kamera apa saja bisa. Kalau yang ada hanya kamera smartphone teman, berarti ya mmhh... berharaplah temannya baik.

3) Lalu jepret.
Klik, ambil foto sesuai dengan area lokasi. Adegan 1, adegan 2, 3, ... Terserah mau berapa pun, tapi konsekuensinya harus telaten ngeditnya ya. Saran dari saya, coba ambil 2-3 foto saja untuk percobaan perdana.

Membuat Foto Kembaran
Foto 1, 2 dan 3 siap digabung.
Model : IG @kucingtheexplorer

Tips : lebih menarik kalau ‘tokoh’ di dalam foto seolah berdialog atau beraktivitas tertentu. Tapi, ini soal selera tentunya yang bisa dikreasikan sendiri.

4) Motret sendirian?
Bisa, gunakan timer.Kecuali pengambilan gambar sedari awal menggunakan fitur panorma.


KEDUA : PROSES EDITING

Q : Seberapa tinggi tingkat kerumitannya? 

Kalau menurut saya, tingkat kerumitan tergantung dari jumlah foto. Kalau adegannya sampai 100, yaiya lelah adek bang. Karena gini lho, tu foto-foto bakal tumpang tindih satu dengan lain, dan mesti dihapus sedikit-demi-sedikit sesuai letak objeknya. 

Tapi ya tidak ada masalah juga kalau suka tantangan, ya kan. 

Q : Pakai aplikasi apa untuk mengedit? 

Saya pakai Photoshop. Untuk smartpohone bisa pakai aplikasi yang sudah terkenal seperti PicsArt, atau aplikasi khusus untuk mengkloning seperti clone yourself, dmd clone, POLA camera yang nantinya teknik mengambil fotonya bakal beda lagi dari teori yang saya buat di atas. 

Aplikasi edit foto yang lain pun bisa selama ada fitur buat menumpuk dan menghapus bagian foto (menghapus seperti eraser gitu ya, bukan delete).

Khusus di sini akan saya perlihatkan tampilan mengedit dengan Photoshop dan PicsArt saja dulu.

PHOTOSHOP

Membuat Foto Kloning dengan Photoshop
Lingkaran merah : kiri = eraser, kanan = opacity dan masking
1. Masukkan semua foto dalam satu area kerja, menjadi layer demi layer (lihat kanan)
2. Klik 'opacity' agar foto tembus pandang dan objek yang tertumpuk bisa dilihat.
3. Hapus dengan 'eraser' (lingkaran merah kiri) objek yang masih samar-samar.
4. Untuk shahihnya, biasanya tidak langsung dihapus, melainkan menggunakan 'masking' (lingkaran kanan bawah)
5. Saran : Anda sudah pernah menggunakan Photoshop sebelumnya agar lebih kenal dengan tools.
6. Hasil :
Membuat Foto Kloning dengan Photoshop


PICSART


Pastinya install dulu aplikasi ini ya.
Membuat Foto Kloning dengan PicsArt
1. Buka PicsArt
2. Pilih tanda (+) untuk memulai edit foto
3. Setelah satu foto dimuat, tambah (tindih) lagi dengan foto yang lain.

Membuat Foto Kloning dengan PicsArt
Aplikasi PicsArt
Model : @rosannasimanjuntak
4. Tarik foto untuk menyesuaikan ukuran.
5. Pilih 'eraser' untuk memulai menghapus lokasi objek sebelumnya.
6. Setelah ini selesai, tambah lagi dengan foto lain jika sebelumnya membuat foto kembaran lebih dari dua.
7. Berhati-hatilah menghapus, lalu simpan.



MEMBUAT FOTO KLONING DI SMARTPHONE DENGAN FITUR PANORAMA 


Untuk yang maless install aplikasi apa pun di hapenya, tenang sodara-sodari, triknya adalah dengan menggunakan fitur Panorama yang sudah nempel di kamera smartphone masing-masing. Panorama yang biasanya untuk mengambil gambar lebar, bisa dimanfaatkan untuk foto kloning. 

Tapi, ada syaratnya: Harus bawa teman. Minimal ada dua orang yang mempraktikkan: satu orang memegang kamera dan satu lagi menjadi model. 

Masalahnya saya nggak punya teman tuk membuat foto kloning dengan fitur panorama ini, karena (sepanjang saya mencoba) nggak bisa banget bikin sendirian. Kalau kalian pernah menggunakan fitur Panorama di smartphone mungkin sudah bisa membayangkan maksud saya. Kuncinya ada pada sang juru potret yang mesti ngerti menggerakkan kamera alias ngepas-pasan area pengambilan gambar. 

Sementara itu, objek yang ingin menduplikasi dirinya mesti hati-hati, kalau salah objek bisa melar. Trial-error aja dulu.

Meski nggak ada model yang bisa saya isengin buat dipotret, tapi saya akan kasih teori memainkan fitur Panorama ini khusus mengkloningkan orang.

Fitur Panorama

(*berdasarkan penggunaan smartphone pribadi ya)


Membuat Foto Kloning dengan Fitur Panorama
Sumber foto asli: unsplash.com

edited by me 
1. Pilih latar yang nyaman, lebih baik tidak ada orang lain kecuali model.
2. Rencakan dan pastikan lebih dulu posisi model: gaya 1, gaya 2, posisi 1, posisi 2, dan seterusnya.
3. Aktifkan fitur Panorama (saran : foto vertikal saja) klik foto model posisi 1, lalu tahan (kamera jangan bergerak dulu)
4. Selama kamera tidak bergerak, model berpindah. Kamera dan model tidak disarankan bergerak bersamaan. Model bisa melewati belakang kamera, bawah atau belakang juru potret agar tidak mengganggu latar.
5. Model sudah siap di posisi 2, lalu juru potret menggerakkan kamera, dan klik. Selesai.
6. Saran : sebelumnya harus mencoba fitur ini dan juru potret mesti baik-baik ngepasin latar.

Sekali lagi, saya belum praktik mengkloningkan orang dengan fitur panorama ini (kalau benda pernah) jadi maafkan atas kekurangannya ya.

Rasanya cukup sekian tulisan  ini. Mudah-mudahan bisa membantu teman-teman yang ingin berkreativitas dengan trik foto. Terima kasih.


Salam,
Lidha Maul
Share:
Read More
,

15 Ide Foto yang Bisa Diambil Saat Jalan-Jalan

15 Ide Foto Saat Traveling

Sekembalinya dari perjalanan, saya kerap membuka lagi foto-foto yang telah saya buat, memutar jejak yang rasanya masih ada lewat file-file yang telah disimpan. Rasa bahagia itu bisa hilang, jika ternyata hasil fotonya kabur atau tidak bagus dan saya tidak menyadarinya sedari awal. Ingin menjepret ulang, tentu tidak bisa. Kesedihan lain, file tersebut terhapus. Seperti yang baru-baru ini saya alami, ketika telah merampungkan tulisan bertema kuliner di suatu daerah, ternyata beberapa foto tersebut terhapus dan mengakibatkan saya harus putar otak untuk mengembalikannya.
Saya yakin beberapa di antara kita pernah mengalami kesedihan seperti ini.

Ada pula jenis kekesalan lain saat melihat foto-foto perjalanan, yakni kesal karena tidak ada foto yang diharapkan alias lupa motret.
Lalu terjadi dialog dan monolog seperti ini : 
Share:
Read More
, , ,

Taman Buah Mekarsari, Impian Ketika Musim Buah Terlewati



Apakah di tempat kalian sedang musim buah?
Di tempat saya, durian, elai, rambutan, langsat (duku), manggis, kapul, mangga, cempedak, saat ini sedang bertebaran di pinggir jalan. 
Kalau saya sedang melintasi jalanan dengan kendaraan, pasti ada pohon dengan buah merah ranum bergerombol, yang bikin saya langsung menengok.
Pohon itu tidak lain adalah rambutan.
Share:
Read More
, , , ,

PEREMPUAN YANG BANGGA MEMBAGI KISAHNYA DARI RUMAH

Bangga Menjadi Blogger
photo by Arnel Hasanovic from unsplash.com. 
Edited by me.

Saya teringat secarik kertas yang telah saya selipkan berulang kali dalam map berisi kertas-kertas dan catatan pekerjaan. Sehelai kertas yang saya cetak mendadak di sebuah warnet, setelah beberapa jam sibuk mencari dan mengolah materi ajar. Belasan tahun lalu, tempat saya mengajar belum dibarengi jaringan internet yang memadai. Kertas yang saya selipkan di map kerja bukanlah bagian dari bahan mengajar, melainkan informasi tentang lomba menulis untuk guru. Meski demikian, nilainya setara dengan informasi kenaikan gaji. 

Setidaknya pada saat itu.
Share:
Read More
, , , , , , ,

DI BAWAH NAUNGAN SAKURA LOKAL BERWARNA KUNING

Tabebuya - Sakura Tropis


Menjelang magrib di Kota Batu (JaTim), suami menggegas motor mencari masjid terdekat. Kami nyaris terlambat saat itu. Setibanya ‘entah di mana’ kami pun menjumpai masjid dengan bunga-bunga kuning menyala di pinggir. Saya sempat bertanya bunga apa ini, kok indah banget? Lalu, seorang Bapak lewat dan berujar : Tabebuya

Saat itu, saya kira salah dengar, dan berharap suami bisa mengulangnya. Maklum, yang saya tahu kata “Tabe” berarti permisi, berdasarkan tema-teman saya yang berasal dari suku Bugis. Jadi, seakan si Bapak yang lewat itu berkata : “Permisi-Buya”, sementara saya sedang berada di Tanah Jawa.
Share:
Read More