Jejak Nyak Rotun, Dari Parenting Hingga Talenta Lain

March 11, 2017


Saya selalu berpikir, masa kecil saya memiliki noda hitam. Hingga saya mengira diantara kawan-kawan saya tidak ada yang menandinginya.

Sesungguhnya masa kecil saya sama seperti anak-anak lainnya. Banyak bermain.
Bermain.
Bermain.
H,,,mm,, setelah diingat-ingat memang lebih banyak bermainnya. Maaf.
Tapi ketika di rumah (yang teramat sangat mungil yang sebenarnya lebih layak disebut kamar karena menempel di rumah utama dari rumah Nenek) saya sering mendengar Ibu menangis, ketika memasak, ketika menjahit, juga ketika sholat yang setelah itu Ibu memangku saya dan mengajak berdoa : “Semoga ALLAH mengizinkan kami pindah dari rumah itu secepatnya”.

Rumah bersama itu memang panas’ tiap hari saya bisa mendengar makian, hinaan, hardikan, juga kata-kata vulgar dan cabul. Di  salah satu malam kala rokok mengepul, anak-anak membaur bersama beberapa orangtua.  Awalnya masing-masing akan bertukar cerita sesuai usianya. Lalu cerita anak-anak berubah jadi olok-olokan di kalangan orangtua dan cerita para orangtua berubah menjadi rasa penasaran di diri anak-anak. Hingga akhirnya anak-anak itu mampu menyerap beberapa kata : ‘selingkuh, cewek nakal, …’

Malam hari Bapak selalu bekerja, sedang Ibu menjaga adik di kamar sambil berharap bahwa putrinya akan tetap baik-baik saja dan tidak terkontaminasi keburukan apa pun di luar kamarnya. Bagaimana pun juga para orangtua yang saya maksud adalah keluarga saya, dan saya adalah satu dari anak-anak itu yang akhirnya ALLAH beri izin pergi meninggalkan rumah tersebut setelah kebakaran terjadi.

PARENTING
Pelan-pelan saya belajar bahwa anak-anak memiliki kisah sedih mereka.  Di antara kawan-kawan saya saja, banyak yang menyimpan duka masa silam yang bahkan saya tidak yakin apa bisa di posisi seperti mereka.
Reaksi dari kisah sedih di masa silam ini pun beraneka rupa. Ketika anak-anak beranjak dewasa, dan ketika telah menjadi orangtua, adakalanya mereka menganut pemikiran ‘anak-anakku tidak boleh terluka sepertiku’ dengan begitu pola asuhnya pun berbeda. Adapula dari mereka yang memiliki prinsip ‘sesekali anak-anak terluka tidak mengapa, sepertiku yang pada akhirnya belajar’. Tentu bukan potensi saya menetapkan apa dan bagaimana pola asuh yang tepat itu. Semua prinsip dan pola asuh anak itu adalah pilihan orangtua masing-masing. Sebagai orangtua seyogyanya kita perlu terus belajar.

Adalah seorang kawan blogger saya Rotun Df atau yang lebih dikenal sebagai Nyak Rotun dengan blognya www.nyakrotun.com yang terus semangat belajar ‘how to be a good parent’ ini. Dalam blognya, Nyak pun banyak membahas ilmu Parenting.

Parenting atau membesarkan anak adalah proses menyokong dan mendukung perkembangan fisik, emosional, sosial, keuangan, dan intelektual anak dari bayi sampai dewasa. Parenting mengacu pada aspek membesarkan anak selain dari hubungan biologis.” (Wikipedia)


Membahas Ilmu Parenting bukan berarti harus menjadi ahli terlebih dahulu. Tidak ada orangtua yang ahli mendidik anak (kecuali mereka yang terbaik yang sudah disebutkan Allah), Nyak Rotun mendapatkan ilmunya dari berbagai kejadian, dari seminar, dari tulisan, dari nasehat-nasehat, dari pengalaman dan dari kehidupannya sendiri. Semasa kecil Nyak Rotun pun mengalami kesepian yang dia kira nyaris tak berujung. Kehidupannya berawal dari sebuah desa bernama Arjowinangun, Kabupaten Kebumen.

Di usianya 9 tahun, ibunya meninggalkan dia untuk pergi menjadi TKW. Nyak menjadi gadis kecil yang merindukan kasih sayang ibu, ada cita-cita yang kandas, ada harapan yang tak terwujud. Kisah itu dan kisah mengapa ia digelari NYAK tertuang dalam flash bionya, Rotun Si Anak Dusun. Tapi kini Nyak telah menikah, dikaruniai dua buah hati yang menyenangkan dan telah merantau ke Sulawesi, tinggal di Palopo mengikuti pekerjaan suami.
 
Rotun Df Bersama Suami dan Dua Buah Hatinya
Pontang-panting menyusuri tempat yang jauh yang tidak terpikirkan sama sekali, tentu tidak berlangsung mudah. Syukurlah, meski tersendat-sendat Nyak tetap menulis hingga sekarang.

Salah satu tulisan bertema Parenting-nya yang menarik adalah ‘3 Cara Menghadapi Bully Verbal’. Bully verbal memang tidak terasa di daging, tapi sangat terasa di dalam sini-sini-sini-sini. Alias bisa menembus melewati daging. Secara umum, tiga cara tersebut adalah:
  1. Diam, cuek dan menjauh
  2. Balas Tanpa Menghina
  3. Mengalahkan diri sendiri
Untuk selengkapnya apa dan bagaimana bisa mampir ke blognya nyakrotun.com.

WRITING
Selain tema Parenting, Mom Blogger ini pun membahas tentang anak-anaknya dan tema pernikahan yang biasanya ia bahas pada hari Senin atau #MondayMarriage. Tema pernikahan dan parenting biasanya memang tidak dipisahkan. Dan satu hal yang manis dan wajar, Nyak dan partner hidupnya kerap saling mendukung.

Tulisan-tulisannya Nyak pun sangat menggugah, jenis tulisan yang dinanti-nanti pembacanya. Gaya tulisannya pun unik dan beragam. Pada sebuah tulisan Nyak akan membuat pembacanya terbuai, hanyut dalam diksi seakan Nyak adalah sosok melankolis. Sedang tulisan lain terasa menghibur, Nyak memberikan joke-joke segar kekinian. Bahkan lewat beberapa tulisan lain, saya merasa berhadapan dengan sosok yang fashionable mengingat kosakatanya yang cukup dalam dan berlimpah.


Begitulah Nyak Rotun yang saya kenal.

Berkat gaya tulisannya yang beragam ini, saya merasa dia spesial. Karena tidak semua bisa mengubah-ubah gaya tulisan atau bisa meniru si A, si B dan atau si C. Saya justru percaya Nyak punya kemampuan ini. Baik alami maupun hasil asahan, bagi saya Nyak adalah seorang true writer.
Sedang bagi Nyak Rotun, menulis adalah panggilan jiwa. Berkat kemampuannya ini, Nyak Rotun pun dipercaya menjadi content writer bertema Parenting.
Menulis pun sebenarnya dapat menjadi terapi jiwa. Beberapa kali Nyak menulis tentang kerumitan hidupnya dengan cara yang tepat. Kita tahu bahwa banyak hal yang mengesalkan dalam hidup ini yang membuat kita ingin menyumpah dan menyampah. Namun, adalah pilihan bijak bila pada titik akhirnya kita tetap belajar menerima dan mensyukuri.


ANOTHER TALENT
Be productive is a must, katanya dalam sebuah judul artikel pada blognya.
Selain sebagai Family Blogger, Nyak Rotun pun memiliki blog khusus makan-memakan-masak-memasak di www.dapurotun.com. Kegemarannya di dunia kuliner membuat Nyak ingin mengabadikan aneka hidangan di blog tersendiri. Tidak hanya itu, Nyak juga mampu merepresentasikan cita rasa kuliner dalam bentuk gambar. Kemampuan ini tertuang dalam food photography-nya. 

Menarik bukan?

Memotret kuliner semakin menarik di masa kini, tapi dalam food photography, memotret tidak hanya menjepret belaka. Ada seni tertuang di dalamnya. Uniknya pula semua foto kuliner yang Nyak buat berbekal smartphone kesayangannya. Satu impiannya tersendiri adalah serius menekuni diri sebagai Food Blogger. Kita doakan saja dia akan terus produktif dan tetap sehat. Aamiin.
Teruslah berbagi ilmu yang kau miliki Nyak Rotun,

Blogger Nyak Rotun:
Blog              : www.nyakrotun.com dan www.dapurotun.com
FP                : @nyakrotun
Twitter         : @rotun.df
Instagram      : @rotundf


Salam sayang,
Lidha Maul

***

You Might Also Like

9 Comments

  1. Aku sukaaaaak banget ma mb rotun, very humble n nice person walo belom pernah ketemu muka, tapi selalu interaktif en ramah pas interaksi di blognya maupun pas komen di blog aku, klo beliau lagi mampir baca2 blog geje aku terus komen, bikin aku semangatttt, mb lidh bulir jeruk juga sihhhh #eciyeee

    Adapun niche blog mb rotun yang aku suka pas ngobrolin petuah2 atau nasihat2 atau praktik langsung ilmu rumah tangga, kadang nemu cerita2 lucu en bahasanya seger, jadi bikin betah buat balik lagi dan lagi ke blognya. Laaaaafffff

    ReplyDelete
    Replies
    1. Laaf juga sama nyak rotun dan dikau ^^

      Delete
  2. Aku kenal nyak rotun karena masakan-masakannya kece badai mbak, huhuhu
    selalu ngiler kalau dia upload blog berisi dapur rotun, alaaamak pengiiin

    Btw, kayaknya banyak ya waktu kecil yg punya noda hitam, aku juga punya. sedih kalau diingat2

    ReplyDelete
    Replies
    1. Uhui, iya..masakannya kece cocok buat saya yang suka makan *eh

      Delete
  3. Kalau lihat masakannya Mba Rotun, selalu lapar. Hihihi

    ReplyDelete
  4. Food photography Nyak Rotun cakep-cakep.

    ReplyDelete
  5. langsung penasaran dan menuju ke blog nya nyak rotun.. pengen belajar banyak dari tulisannya dan foto2nya yg bagus

    ReplyDelete
  6. Pertama kali tau soal nyakrotun dari blog masak-masaknya, suka banget liat hasil jepretannya, clean dan minimalist, udah gitu baik pula :)

    ReplyDelete

Terimakasih telah membaca, silakan berkomentar yang baik dan mohon untuk tidak menaruh link hidup.

Member of

Blogger Perempuan Blogger Perempuan rssbblogger Warung Blogger

Popular Posts