Hari Blogger Nasional : Momen Ngeblog Bareng Blogger Balikpapan Dimulai Kembali

October 30, 2017


#Throwback
#SemacamProlog
Delapan tahun lalu, saya mengikuti pelatihan blog lewat suatu event besar bertajuk Roadshow “Pesta Blogger 2009”dengan satu sesinya: Blogshop, Blogging Workshop yang bekerjasama dengan Balikpapan Blogger Community (B! Blogger). Saat itu saya hadir sebagai guru, mewakili sekolah tempat saya mengajar. Saya sangat antusias menjadi GURU GO-BLOG. Istilah yang sebenarnya bermakna luhur, tapi pada akhirnya bikin terpingkal-pingkal, karena mengandung homofon.
Dengan berniat meningkatkan mutu profesi, saya pun merancang akan mengisi apa saja di blog; materi-materi pelajaran, kurikulum, bahan tugas, diskusi interaktif dan lainnya. Rancangan ini kemudian bertolak belakang dengan kenyataan betapa banyaknya beban guru dan saya masih berniat menambahnya di blog?
Sudahlah, saya pun mengkhatamkan niat mulia itu. Saya belum se-teladan itu.

Blog kemudian menjadi tempat curahan saya sehari-hari. Tentang betapa berisiknya para murid dan betapa menyenangkan bersama mereka, tentang kisah inspirasi orang-orang yang saya dengar, tentang perbuatan memalukan yang tidak perlu disembunyikan, tentang segala sesuatu yang tidak ingin saya lupakan juga perasaan-perasaan yang butuh diluapkan. Intinya, blog bagaikan buku harian dan sebagaimana buku harian, saya pun mempercantiknya dengan desain yang manis, gambar, musik, dan hiasan bunga, pita-pita serta kartun imut. Hasilnya blog saya lebih bernuansa centil daripada elegan.  Sungguh, betapa labilnya bu guru pada hari itu.

Saya pun malu kalau ada yang baca. Saya mulai menjarangkan menulis di blog. Kadang celinguk cilukba-in sesaat, lalu lupakan kembali. Saat itu, meski sudah bergabung dengan Balikpapan Blogger Community semangat ngeblog redup meredam dan lambat laun komunitas ini pun mulai pasif.

Long story short, tahun 2015 saya bergabung dengan beberapa komunitas blogger yang isinya kaum hawa. They said the power of emak-emak, saya pun kepincut membangun blog yang baru dengan tidak tanggung-tanggung. Hasrat menulis jauh lebih besar dan berani dibanding tahun-tahun sebelumnya. Bukan hanya membeli domain www.bulirjeruk.com di tahun 2016, saya juga mempelajari koding, merombaknya setengah mati, mendesainnya, membuat kategori, merapikan agar nyaman dibaca dan lain-lainnya yang semua itu saya lakukan sendiri. Demi apa? Bukan demi apa pun, I just need to challenge my self. Ya, kadang kita butuh menantang diri sendiri untuk tahu seberapa besar potensi yang kita miliki, yang hasilnya adalah luapan kebahagiaan yang sukar didefinisikan.
Dibuat manual, diedit digital
Saya juga mulai membiasakan menulis minimal 500 kata (target pribadi) dibandingkan dulu yang hanya seuprit-uprit kalimat yang penting ceria asal setor. Lagi dan lagi saya belajar merapikan tulisan agar tidak terasa berdesakan sehingga siapa pun yang membaca merasa nyaman. Saya tahu effort saya belum seberapa, saya masih terpatah-patah dalam memuluskan tulisan.

Saya juga melihat betapa berbedanya perkembangan blog dulu dan sekarang.
Kini, blog bisa menjadi media sounding layaknya televisi, dimana bisa saja terdapat commercial break entah dalam proses cerita atau yah, dalam full content. Blog ini pun telah menerima beberapa kerjasama, tentu dengan beberapa catatan dan kebolehan. Saya memang masih primitif dalam menerapkan prinsip pada blog ini. Karena blog menunjukkan ciri pemiliknya, disitu saya harap mampu memanajemen blog ini lebih baik ke depannya. Tentu saja, ini pilihan masing-masing owner ingin menerapkan apa pada blognya.

Semua yang saya peroleh ini lebih banyak berasal dari komunitas blogger luar kota, termasuk mendapatkan banyak kenalan blogger-blogger perempuan, dari IRT juga cewek-cewek muda yang spirit ngeblognya luar biasa. Disinilah saya merasa betapa menyenangkannya kalau perempuan-perempuan seperti ini ada di kota saya. Saya tahu mereka ada, saya tahu mereka punya kecintaan pada dunia menulis, mungkin sudah ada yang punya blog, mungkin sudah aktif tapi tak pernah bergabung dengan Balikpapan Blogger Community. Tentu komunitas ini bukan milik satu gender. Ini tentang bagaimana merangkul mereka yang punya kenikmatan menekuni dunia menulis, memiliki kreativitas, ide, keunikan hidup, mereka butuh meluapkan namun tidak tahu dimana dan bagaimana caranya.

Setelah Sekian Lama, Kelas Itu Dimulai Kembali.

Setelah mencukupkan diri dari berhibernasi, komunitas blogger ini akhirnya membuka kelasnya untuk pertama kali kembali tepat di Hari Blogger Nasional 2017, yang jatuh pada Jum’at, 27 Oktober lalu. Momen spesial ini, kembali diadakan di Grand Tjokro Balikpapan.

Ini kali kedua, Grand Tjokro Balikpapan menjembatani pertemuan komunitas blogger, setelah sebelumnya mengundang Balikpapan Blogger Community bersama Influencer untuk tour hotel di bintang 4 yang lokasinya berdekatan dengan Bandara Sultan Aji Muhamammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan.


Masih di lokasi yang sama pula --Tjokro Restaurant Pool Terrace— kelas ini dimulai pada sore hari dan dihadiri wajah-wajah baru serta wajah lama yang jarang bisa hadir. Bisa dibilang mereka yang hadir kali ini bukan “dia lagi, dia lagi. Oleh karena itu sebelum memulai, kami berkenalan lebih dahulu. Kini, kaum hawanya lebih banyak lagi.

Ada 3 materi yang dibagikan dalam kelas  yang bertajuk Ngeblog Bareng Balikpapan Blogger ini.

STARTING YOUR BLOG

Materi ini dimulai oleh Pak Bambang Herlandi selaku Ketua B!Blogger. Pak Bambang menyajikan sesi menarik tentang bagaimana memulai blog baik menggunakan platform gratisan atau yang berbayar. Mengapa menarik? Karena selain menjelaskan, beliau juga punya tujuan “meracuni” blogger-blogger yang masih betah dengan gratisan agar segera bermigrasi. Dua platform yang dibahas adalah wordpress dan blogspot sebagaimana yang umumnya digunakan para blogger. Diceritakan juga, dulu ada beberapa platform yang digunakan blogger, namun sekarang sudah tiada. Tujuan dari “meracuni” ini tidak lain karena banyak blogger yang sudah sangat serius menekuni kegiatannya termasuk bekerjasama dengan brand. Keuntungan menggunakan blog mandiri, selain mudah diingat (kecuali dari awal namanya sudah banyak mengandung konsonan), disukai pengunjung dan blogger jadi rajin menulis (sayang kan, sudah berinvestasi sekian rupiah).
Blog yang menjadi contoh di sesi adalah blog beliau sendiri (www.bambangherlandi.web.id) dan blognya Kak Anna Rosanna (mungkin karena beliau tidak bisa hadir, jadi enak banget diobrolin LOL)
Selain itu, dibahas pula tentang dlvr.it yang bisa me-share artikel kita secara otomatis di sosial media.

INTRODUCING SEO
“Belajar SEO itu ribet,”katanya. Tapi seribet-ribetnya kita juga mesti belajar. Sesi kedua ini dibawakan oleh Mas Anggi Alfonso, seorang traveller dan juga pengelola salah satu akun terkenal di kota Balikpapan yang membahas SEO (Search Engine Optimization). Tentu saja, SEO itu banyak ragamnya. Untuk sesi ini, Anggi Alfonso banyak membahas tentang bagaimana menguasai keyword.
Karena keyword menjadi satu jalan mengapa orang-orang berkunjung ke blog kita yang nantinya akan berpengaruh pada rating, traffic dan bisa nangkring di page one.

Sebagai seorang traveller, Anggi juga menceritakan untuk blog yang dia kelola adalah murni apa yang ia alami dan ia perbuat. Maka, bila berdasarkan temuannya terdapat kekurangan dan kejelekan akan ia sampaikan dalam blognya. Menurut saya ini poin plus yang dibuat Anggi Alfonso, dan pihak yang menjadi bahan review tidak perlu merasa khawatir akan berkurangnya konsumen. Karena sebenarnya ini tergantung diksi yang dibuat penulis, apakah berpegang pada penyampaian yang ber-attitude atau nyampah-nyampah nggak jelas.

WRITING CLASS
Sesi terakhir, rasanya sudah menginjak pukul 9 malam  Mbak Neno Rachmadana tampil memukau dengan materinya tentang bagaimana menghasilkan konten yang baik. Sebagai seseorang yang mencicipi duni a copywriting, Mbak Neno menjelaskan bagaimana mengemas artikel yang menarik itu yang nantinya bisa dipadupadankan dengan blog.

Karena ngeblog menurut saya punya style yang berbeda dari artikel formal. Tapi, bukan berarti tidak bisa diselaraskan dan bukan berarti pula tidak bisa curhat-curhat di blog. Seperti Hari Blogger Nasional tahun lalu, saya malah bikin curhatan di blog dan hasilnya trafficnya tinggi banget. Ternyata ada saja yang suka tulisan nyerocos-nyerocos alami.


Sumber IG : @grandtjokrobalikpapan

LIWETAN, SENI MENIKMATI KULINER TRADISIONAL
Kalau tadi sesi msteri, bagaimana dengan sesi istirahat?
Saya tidak mengira kalau Grand Tjokro Balikpapan menyajikan liwetan pada Ngeblog Bareng di Hari Blogger Nasional 2017 ini. Ngeliwet buat saya adalah cara tradisional makan bersama yang kini hadir dalam nuansa modern. Menu tradisional seperti urap, sayur, ikan lele, ikan asin, sambal pete tersaji untuk kami semua. Jamuan yang WAW menurut saya, belum lagi coffee break di sore hari disediakan bubur kacang ijo, jagung, pisang dan kacang rebus. Kulinernya Indonesia, yang sering bikin kangen kehangatan rumah.


SELAMAT HARI BLOGGER NASIONAL 2017

Untuk kalian para blogger yang menjadi pemicu saya, menulis lebih baik lagi. Saya belum merasa blogger, masih merasa punya blog saja.
Kelas perdana setelah sekian lama yang diadakan B!Blogger ini semoga bisa memotivasi untuk terus menulis dan berkarya. Setidaknya bisa menjalin silaturahim. Dengan niat yang baik, Balikpapan Blogger Community akan mengadakan kelas kembali untuk selanjutnya. Terimakasih Grand Tjokro Balikpapan yang telah mewadahi momen spesial ini. Tetap semangat.


Salam.

You Might Also Like

28 Comments

  1. Seperti biasa, mengalir bagai air.
    Sukak!
    Baru tahu kalau www.annarosanna.com dijadikan "olokan".
    Xixixi...
    Alhamdullillah ya. Yang mati suri perlahan ber-reinkarnasi.

    By the way, awesome banget itu videonya. Ngeriiik...!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Obrolan...obrolan....kakak, sebagai referensi gitu loh :D
      Ciyeeee

      Delete
  2. Ternyata bulir jeruknya digambar dulu baru diunggah ya. Makin mantap lah mba Lidha ni. Sekarang juga semakin rajin ngepost, dibanding waktu kita masih sama2 unyu2 (blognya) ahahaha.

    Semoga sukses selalu mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masa' semakin rajin? Terus..terus,...napa jadi kangen ama unyu2 itu ya

      Delete
  3. Aih kalau ada pelatihan ngeblog, kopdar blogger, rasanya envy. Seumur-umur belum pernah ikutan. Adapun grup di daerahku hanya sebatas chit chat di dunia maya. Entah kapan ketemuannya. Pengen sih ikutan kek gini, biar dapat ilmunya, minimal keluar kota. Tapi ya... kenapa setiap ada acara selalu nggak bisa. Maaf mba Lid, aku jadi curhat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu artinya nanti mbak akan jadi pelopor dan bakalan sering2 ngisi materi.
      Ayo mbak, keep nulis. Saya pernah merasakan kok, walau sedikit beda :)

      Delete
  4. Iihhh.. Seru amat sih.. Dapet ilmu trus liwetan bareng. Akuh mau jugaaa..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Liwetannya pas ditata di meja belajar, jadi sambil belajar sambil ngeliat tu makanan..gimana gak seruu

      Delete
  5. Sama kayak postingan di blog ku. Postingan berbau pengalaman dan curhat lah yang menduduki traffic paling tinggi.. hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha,
      Emang penting ya ternyata curhat itu

      Delete
  6. Mba Lidhaaa...kangen tulisan mba Lidh yang lucu-lucu. Hiihii..
    Laff...mba Lidha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau yg ini nggak lucu ya?hihihi
      kan aku lagi tahap pendewasaan Len :)
      Laff yu tu

      Delete
  7. Di balikpapan banyak yang suka nulis, kayak di komunitas Nulisbuku Balikpapan, mb. Tapi emang udah banyak yang hiatus. Hehe. Kurang tahu deh kalau komunitas bloggernya. Semoga selalu semangat ngeblog ya, dengan atau tanpa teman yabg menemani.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya La banyak. Saya baru mengaktifkan diri lagi tahun dan akhirnya ketemulah komunitas2 yang dikira hiatus itu :)
      Makasih ya Ila udah mampir :)

      Delete
  8. Aku pengen RT itu komennya Mba Nur Rochma, hahaha. Pengen gitu ngumpul2 sama sesama blogger, menimba ilmu bersama. Kapan, kapaaannn T_T
    Harus menjaga semangat ngeblog yang masih awur2an nih, karena bila nanti saatnya tlah tiba, aku tinggal di kota yang ada komunitas bloggernya, jangan sampai aku udah jadi mantan blogger XD.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau begitu RT juga komenku setelah mbak Nur Rochma :D
      Kamu nggak boleh jadi mantan blogger, tetap ngeblog walau sebulan sekali. Macam blognya Dee Lestari bolehlah.

      Delete
  9. Aku inget dulu awal2 masih curhat di diary, dari sd ampe smu itum trs kuliah mulai nulis di blognya friendster hahahahaha.. Trs pindah ke multiply, blogspot sampe akhirnya self hosting dan domain skr ini.

    Buatku ini salah satu sarana aku bisa nyalurin hobi, pikiran dan sebagai tempat mnyimpan semua info ttg traveling dan kuliner yg aku suka. Aku pelupa, jd kalo ga ditulis gini, bakal lupa semua pengalamn2 tadi :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itulah salah satu pentingnya menulis, biar gak lupa. Btw, tetep takjub sama kehidupan mbak Fanny

      Delete
  10. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  11. hai mbak lidha sellau suka sama tulisan mbak yang mengalir. Seakan-akan lagi bercerita pada saya mbak.Selalu menunggu artiker terbaru dari mbak . Blogger favorit saya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai juga, makasih Rahma.
      Hehehe, ketinggian untuk difavoritkan. Salim.

      Delete
  12. Asikkkk, tapi sayang belum bisa join mba haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak papa, kan udah blogger kawakan :D
      Moga lancar dan sukses ya

      Delete
  13. Asik ya bisa ngumpul-ngumpul bareng blogger-blogger kece kayak gini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Begh, apalagi Pekanbaru. Kece Betul

      Delete
  14. Saya juga dari Balikpapan. Gak denger kalo ada kelas lagi. Dulu sempat ikut roadshow aja yang tahun 2009.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Pak Budi, sepertinya saya pernah dengar Budi Mulyono ini :)

      Delete
  15. Ngeliwetnya asikkkkk di atas meja kebanyang serunya

    ReplyDelete

Terimakasih telah membaca, silakan berkomentar yang baik dan mohon untuk tidak menaruh link hidup.

Member of

Blogger Perempuan Blogger Perempuan rssbblogger Warung Blogger

Popular Posts