,

Mengusung Keberagaman Peluang Bersama ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400)



HARI-HARI SEBAGAI PENULIS, BLOGER, PENGGIAT KONTEN, SERTA PEREMPUAN PEMBELAJAR DAN BERDAYA


Beberapa pekan ini, saya mulai menguatkan kualitas diri dengan memberi jeda pada blog. Mengosongkan waktu dari aktivitas besar, dengan tetap menjalankan rutinitas sehari-hari sembari memanajemen kembali realita ke depannya. Jeda yang saya pikir berguna untuk asupan pemikiran. Karena asupan pemikiran nyatanya sama bernilainya dengan asupan tubuh. Saya paham bahwa membubuhkan asa dalam setiap ritme langkah tidak bisa sekadar meniatkannya. Pijakannya juga mesti nyata dan berdasar. Dan saya punya harapan baik atas apa yang telah saya kerjakan beberapa tahun belakang hingga tahun-tahun ke depannya.

Maka, waktu-waktu yang saya maksud, saya gunakan untuk lebih banyak lagi belajar, mengikuti kelas-kelas baik daring dan luring, merutinkan membaca, yang sebelumnya sering terdistraksi, mempelajari, juga berlatih menelaah.

Saya membaca prosa dari pelbagai perpustakaan elektronik dan membuat rangkuman-rangkuman mini atasnya. Akhir-akhir ini saya kembali menggiatkan diri dengan menulis cerita, cerpen dan novel. Walau, sama-sama menulis, tetapi sisipan feel dan cara bertutur dengan menulis di blog terasa berbeda. Jeda menulis di blog tidak lantas membuat saya benar-benar berhenti menulis. Bukan itu maksud saya. Alasannya, muatan pikiran saya sering terasa penuh, sehingga butuh penyaluran lain. 

Alasan lain mengapa mulai banyak membaca dan menulis prosa, karena sebelumnya, saya membongkar file-file draft cerpen dan novel yang ternyata jumlahnya tidak tanggung-tanggung, lebih dari dua puluh draft, dan kebingungan untuk menyelesaikan beberapa ide cerita yang tampak mati. Sementara saya merasa kaku untuk menulis cerpen dan novel kembali. Kekakuan inilah yang akhirnya saya harus latih kembali. Setelahnya, saya cukup senang ketika beberapa cerpen berhasil diselesaikan dan sebuah flash fiction berhasil memenangkan lomba.

Sementara beberapa cerpen dan novel lain masih dalam tahap penggarapan. Lha wong, asal mula menulis kan lebih banyak prosa, baru kemudian lanjut di blog. Beberapa antologi juga sudah keluar dan pelatihan writerpreneur juga cukup banyak saya ikuti. 
Menjadi tidak nyaman kalau semua ini tidak berlanjut.
Bismillah. Semangat lagi.



Selagi kembali menulis prosa, saya sedang senang-senangnya belajar bikin video animasi online berbasis web. Kalian mungkin pernah mendengar animaker, doratoon, biteable, atau powtoon. Animation maker ini berguna untuk membuat slide, atau short movie. Rencananya demikian. Karena berbasis web dan bekerja dengan timeline, maka paling sip mengolahnya menggunakan laptop. Setahu saya, sepertinya belum banyak yang menuliskannya. Saya juga masih belajar kok. Kapan-kapan kita bahas yuk.

Masih belajar

belajar yang bikin candu.

Bicara olah konten, saya masih tetap update di instagram. Masih jatuh cinta dengan seni edit-mengedit video. Sebenarnya, masih ada dalam daftar draft saya, untuk lebih serius membuat konten video yang bertema kehidupan dan spiritual. Namanya juga manusia, selain faktor umur dan banyaknya perenungan, saya merasa perlu untuk menegur diri kembali. Tetapi, konteks perkontenan genre ini masih dipenuhi pertanyaan dan perencanaan. Kurang nyaman bila harus mendeskripsikannya.


Di waktu-waktu lain, saya masih mengajar adik-adik SD, termasuk si bocah. Berbekal laptop, materi saya ambil dari situs ajar atau olah pribadi, tergantung kebutuhan dan kemampuan si anak. Kemudian dicetak dan dibagikan ke anak-anak. Cara klasik yang terbukti masih efektif. 


Cara lain, mengajak anak-anak berkenalan dengan laptop. Berbeda dengan ponsel, tidak semua anak memiliki laptop di rumahnya, sementara mereka hidup di zaman laptop sudah punya banyak pilihan rasa. Tengok saja laptop ASUS, mau pilih varian apa, yang bagaimana, sudah sangat tersedia. Ini bukan les anak-anak resmi begitu, jadi mau belajar apa tergantung kesepakatan kami. 
Momen berbagi begini memang tidak sering, tetapi berguna untuk pencerahan hidup saya.

ilustrasi : ketika kami belajar bersama


Sebagai perempuan dalam rumah tangga, saya juga turut membantu pekerjaan suami yang notabene wirausahawan. Bulan depan, agenda event sudah di depan mata, dan saya diberi porsi untuk ikut menyiapkan. Berdaya bersama pasangan, dan berdaya secara mandiri. Saya mulai lagi menekuni membuat prakarya, yang sempat tersendat cukup lama. Berdiskusi secara tetap dengan beberapa kawan tentang peluang-peluang agar mandiri finansial.

Saya juga mulai melibatkan diri untuk berdiskusi tentang dunia maya dan medsos yang nyatanya masih susah dimengerti masyarakat kita. Sebenarnya saya lebih suka diskusi aktif yang berpola dan punya tujuan, bukan yang ujug-ujug. Karena sering kali yang terjadi adalah tumpang tindih suara dalam diskusi. Jadi, walau mungkin hanya sedikit waktu, cara yang bisa dilakukan adalah diskusi dibarengi dengan laptop agar memudahkan penunjukkan visual dan penjelasan. Mungkin, kelak saya bisa membuka kelas-kelas diskusi ini.

ilustrasi : meeting bersama paksu



Lalu,bagaimana dengan blog ?


Seperti saya bilang, jeda yang saya buat ternyata membuka pikiran baru. Beberapa orang tertarik untuk membuat blog, yang dengan ini menjadi peluang baik untuk bisa berbagi ilmu. Kemudian, jeda ini rupanya menghasilkan banyak sumber ide untuk blog. 

Tetapi, kendalanya juga ada.

Pertama, tentang waktu. Saya merasa sudah membagi waktu dengan cukup berimbang. Sayangnya, ada hal yang tak dapat diprediksi. Entah kebutuhan bocah dan keluarga besar yang tidak bisa dilepas. Atau kehidupan sebagai emak-emak rempong yang benar menyita waktu.


Kedua, karena kategori blog ini sebagian tematik, saya mesti selektif menerima job. Tidak menekankan ini juga sih, toh monetisasi masih bisa dengan cara lain. Lagi pun, blog tidak harus satu. Tetapi, tidak dapat dipungkiri, bahwa pendapatan (dari klien) masih bisa menjadi motivasi untuk menggiatkan blog. Selain manfaat yang didapat oleh para pengunjung.

Ketiga, fasilitas penunjang. Berkontribusi untuk diri yang lebih baik, tidak bisa hanya dihasratkan tanpa ditunjang olah kemampuan. Faktanya, olah kemampuan tidak tepat guna bila tanpa sarana, dan media pendukung. Misal, kalau mau bikin kue, tidak cukup mampu saja kan, tapi alatnya juga mesti ada. Nah, saya juga begitu. 

Dari sekian banyak aktivitas, masih banyak pula saya harus berhadapan dengan laptop. Sampai-sampai cari hiburan saja, masih di depan laptop kok.

sehari-hari di depan laptop, bahkan untuk bersantai
(sumber : ASUS)


MENGEMBANGKAN RAGAM PELUANG BERSAMA LAPTOP ASUS  VIVOBOOK PRO 14 OLED (M3400)


*dengan nada menggosip*
Eh. Makin ke sini, kok akutuh bingung ya kalau mau memikirkan laptop selain ASUS. Maksudnya, kok  jadi merasa dekatnya sama ASUS ya. Masa' tahu siapa ambassador ASUS, atau barusan launching produk apah gituh. Padahal dulunya, pakai laptop ya pakai doang. Padahal akutuh bukan influencernya ASUS apalagi ambassador ASUS gitu, hiks. Kok bisa ya terngiang-ngiangnya ASUS. Mungkin kalian bisa bantu? Kenapa ya bisa gitu? Apakah karena begitu syuliiit lupakan ASUS, apalagi kalau ASUS baiik…(auto dibaca pakai nada)


Iya, saya tidak tahu kenapa begitu.

Padahal, pertama kali ikut event (offline) ASUS blogger gathering Balikpapan pada tahun 2019, yang mana agak telat dibanding kota-kota lain di luar pulau. Dan setelah tahun itu tidak ada lagi. Bisa dibilang itu event ASUS blogger gathering pertama dan terakhir (sampai tahun ini) yang saya ikuti. Tapi, memang perlu digarisbawahi, banyak pencerahan pula yang saya dapatkan setelah acara itu, sehingga setelahnya lebih banyak mengena. Dan mungkin karena ASUS telah menjadi kepercayaan banyak pihak atas konsistensinya untuk terus berinovasi di bidang teknologi. ASUS telah memenangkan 61.520 penghargaan dari organisasi teknologi terpandang dan media IT dari seluruh dunia sejak tahun 2001 lalu. Sehingga, saya pun menaruh kepercayaan terhadap ASUS.

 Baca : ASUS Blogger Gathering Balikpapan 2019


Tepat banget, saat itu ASUS mengenalkan ASUS Vivobook. Dan kabar terbaru kali ini, ASUS mengenalkan produk anyarnya yang telah hadir di Indonesia, yakni ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400) di acara peluncuran, Kamis, 18 Agustus 2022, di Jakarta.

Bagi saya, hidup serba multimedia, di lintas multidimensi bisa bikin galau kalau performa laptop tidak powerful. Baru sebentar bikin slide show online, laptop hang. Mau bikin animasi, leletnya bukan main. Lagi gencar promo online, tiba-tiba layar redup. Mau kamu pintar sekali pun, kalau laptopnya tidak menunjung, cita-cita akan lambat terwujud. Tidak heran, kalau ASUS mengeluarkan ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400), laptop daily driver bertenaga untuk kehidupan yang makin bertransformasi ini. ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400) merupakan laptop mainstream yang cocok untuk para kreator, penghobi, pebisnis, gamer, guru, dan para multitasking. “Hadir dengan ditenagai AMD Ryzen™ 5000 H-Series Mobile Processors yang memiliki full powerful performance core untuk multitasking bahkan video editing. Selain powerful, prosesor ini memberikan daya baterai lebih awet sehingga produktivitas harian semakin maksimal. Dilengkapi dengan kartu grafis integrasi AMD Radeon yang memberikan performa gaming yang tanpa lag. Produktivitas harian dimanapun dan kapanpun jadi maksimal dengan performa prosesor dan kartu grafis dari AMD ini.


Kalau dilirik-lirik, apa sih yang menjadi kelebihan ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400) ini ?




ASUS OLED Untuk Visual Terbaik


Panel dengan dimensi 14inch (sesuai namanya). Karena menggunakan OLED, maka visualnya memang lebih tajam, lebih cerah di masing-masing tone color visual. Laptop dengan layar NanoEdge berkualitas beresolusi 2,8K dengan 90Hz refresh rate dengan color gamut 100% DCI-P3, yang berarti cakupan warnanya lebih luas dari sRGB sebagaimana laptop mainstream lain. Keunggulan visual warnanya bukan hanya tajam dan cerah, tetapi terbaik dalam menghadirkan akurasi warna. Menariknya, pixel count pada display laptop ASUS OLED ini mencapai 5 juta pixels. Karena semakin banyak pixel, semakin detail pula visualnya. Dari sisi warna, ASUS telah mengantongi PANTONE® Validated untuk akurasi warna tingkat profesional.
ASUS OLED untuk tingkat ketajaman dan akurasi warna


Kita pernah menonton adegan saat malam. Kita tahu ada pergerakan dari dialog atau suara, tapi di layar yang gelap, adegannya nyaris tidak tampak. Pernah mengalami? Nah, satu jenis warna itusebenarnya punya banyak tingkatan, begitu juga warna hitam atau gelap. Berkat displayHDR™ 600 True Black pada ASUS OLED, memungkinkan kita melihat detail yang sebelumnya tidak terlihat di layar.

Alasan lain mengapa memilih ASUS OLED ? Untuk mengurangi 70% sinar biru yang biasa dipancarkan lewat perangkat digital, yang menurut penelitian memiliki bahaya untuk kenyamanan mata. Untuk ini, ASUS telah mengantongi sertifikat TÜV Rheinland untuk emisi cahaya biru rendah dan sertifikat SGS Performance Tested, sebagai produk yang peduli kesehatan mata.

 




Performa Powerful Untuk Sehari-hari


Laptop Vivobook rasa ROG! 
Sepertinya boleh kalau dibilang demikian. Karena laptop mobilitas tinggi ini ditenagai prosesor AMD Ryzen™ 5000 H-Series Mobile dengan grafis AMD RadeonTM . Prosesor ini biasa digunakan untuk gaming dan membuat konten. Kalau sudah disebut untuk game dan konten, berarti untuk editing video, pembelajaran saya bikin animasi, dan 3D rendering jauh lebih mudah ya kan. 

Performa prosesor dengan kelas H-series ini disebut dapat menyamai performa dari PC desktop. Dengan “Zen 3” dengan fabrikasi 7nm ini, performanya dapat melesat lebih tinggi lagi, dengan daya tahan yang lebih efisiensi. Jadi, pemakaian lebih tinggi, baterai tetap tahan lama. ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400) hadir dengan RAM DDR4 hingga 16GB dan SSD hingga 512 GB.

Untuk varian tertinggi dari ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400) ditenagai prosesor AMD Ryzen™ 7 5800H Mobile Processor yang telah menggunakan konfigurasi 8-core dan 16-thread serta mampu berjalan di frekuensi hingga 4,4GHz.

powerful
(sumber : ASUS)

Performa Tinggi, Tetap Adem


Pernah deg-deg-an kalau laptop panas? Buru-buru mengistirahatkan saja laptopnya?
Dengan performa yang tinggi, ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400) dibekali dual-fan berbahan Liquid Crystal Epoxy Polymer (SCP) dengan 86 bilah pada masing-masing kipas. Selain itu, agar tidak panas pendingin ASUS IceCool Plus sebagai thermal technology-nya, yang yang mampu menghasilkan udara 16% lebih baik. Teknologi ini membuat laptop tetap bertahan “adem” dan tidak bikin cemas, seperti melihat si adek yang mendadak panas. Teknologi ini dibutuhkan agar komputasi tetap lancar dan kinerja optimal tetap dapat dipertahankan.
dual-fan

Desain Futuristik, Ringan dan Ringkas

Desain milenial, dengan garis-garis miring, yang membuat saya mengidentikkan dengan ‘street’ yang khas anak muda dan ada kesan futuristik pada huruf ASUS yang timbul. Punya ukuran 35,79 x 25,5 cm (LxW) membuat ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400) malah terlihat ringkas. ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400) memiliki ketebalan 1.89cm, dengan bobot 1.3kg. Dengan desain ringan begini, mamak-mamak macam saya yang biasanya membawa barang bawaan pribadi, dan barang si anak, masih bisa menggendong ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400).

ringan dan ringkas
(sumber : ASUS)


Daya Tahan Lama

Berkapasitas baterai Lithium-ion 3-cell berkapasitas 50WHrs, ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400) sanggup bertahan hingga 8 jam dalam keadaan pemakaian multimedia, program office, banyak buka web. Dengan daya tahan yang sesuai jam kerja, tepat untuk produktivitas harian.

fashion designer
sumber : ASUS

Keyboard ErgoSense dan Touchpad

Keyboard ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400) dirancang ergonomis dengan keyboard ASUS ErgoSense yang nyaman dan stabil saat pengetikan. Memiliki key-travel 1,35 mm serta backlit keyboard yang cocok di situasi pengetikan remang-remang. Pada tombol enter, lagi-lagi terdapat garis-garis yang mengesankan futuristik-konstruktif, dan memudahkan mata mencari. Ukuran Touchpad lebih luas, ditujukan agar bernavigasi lebih nyaman meski tanpa mouse.
sumber : ASUS


ASUS WiFi Master

Garis pada desain permukaannya menunjukkan WiFi Master. ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400) dilengkapi dengan WiFi 6, yang lebih baik dan 3x lebih cepat dibanding WiFi 5. Dengan teknologi ASUS WiFi Master ekslusif yang dapat memilih sumber WiFi terbaik (ASUS WiFi SmartConnect). Jadi, kalau berada di ruang publik, dan ada beberapa pilihan WiFi, maka ASUS WiFi SmartConnect dapat memunculkan pilihan WiFi dengan sinyal yang paling oke dan paling kencang.



Fitur Lain dan Konektivitas

ASUS AI Noise-Canceling Technology

Teknologi ini disebut mampu mengisolasi suara yang tidak diinginkan. Kita sering mengalami saat meeting online, konferensi dan pembelajaran jarak jauh, sering ada ‘bisik-bisik’ lingkungan yang tidak diinginkan. 

Karena itu, ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400) dibekali audio premium yang bersertifikat harman/kardon guna memanjakan telinga dan memberikan pengalaman mendengar luar biasa.

WebCam

HD webcam terintegrasi disematkan pada baris atas layar. ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400) memiliki pelindung privasi terintegrasi di atas webcam untuk privasi instan, demi mencegah pengintaian.

sumber : ASUS

One Touch Login

Dengan adanya sensor sidik jari pada tombol power keyboard ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400), pengguna dimudahkan mengakses tanpa harus mengetikkan sandi.

Bluetooth dan Port

Disediakan port I/O lengkap. Terdapat satu port USB 3.2 Gen 2 Type-A dan dua port USB 2.0 Type-A, port HDMI, combo audio jack dan MicroSD Card reader, serta Bluetooth untuk kemudahan transfer.
foto : Katerina


Harga Terjangkau di Kelasnya

Dengan performa tinggi dan spek setara laptop gamer, ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400) dibandrol dengan harga masuk akal dalam tiga varian :

AMD Ryzen 5 / 8GB RAM / 512GB SSD (Rp11.299.000)

AMD Ryzen 5 / 16GB RAM / 512GB SSD (Rp11.799.000)

AMD Ryzen 7 / 16GB RAM / 512GB SSD (Rp12.799.000)


ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400)
foto : Katerina

Spesifikasi




DUKUNGAN UNTUK PERFORMA HARIAN




Sesekali, saya pernah dikomplain, karena dianggap banyak mau-nya. Sebenarnya tidak ya. Saya tahu ada banyak ibu pekerja, yang setelah tiba di rumah, mereka aktif lagi di dapur, memasak dan bikin kue untuk dijual. Di sisa waktu, mereka juga masih jualan online. Setahu saya, ada youtuber yang juga pegawai kantoran dan PNS. 

Terlihat segala mau, segala apa-apa dikerjakan. Sementara, saya menyebutnya sebagai : percepatan ekonomi. Di tengah kesulitan ekonomi, tidak ada yang keliru dari meluaskan peluang dan kemampuan.

Sebagai bloger, banyak yang mengira ngeblog itu tentang menulis semata. Faktanya, banyak tuntutan lain dari sekadar menulis blog, bisa memotret, bisa membuat desain, bikin video, memperluas jejaring, dan masih banyak lagi. Kalau salah satu aspek-aspek ini berkembang dan dibutuhkan banyak pihak, maka ini menjadi respons yang positif. Kita juga bisa melihat dampak perkembangan diri. Jadi, mengaktifkan dua peluang atau lebih, sangat wajar. Yang dibutuhkan adalah dukungan untuk mengoptimalkan peluang. 

Bila sehari-hari mengolah kemampuan dengan banyak berkutat dengan laptop, maka pilih pula laptop yang kuat untuk sehari-hari. ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400) memiliki performa powerful yang setara laptop gaming, yang sangat cocok untuk produktivitas harian yang cukup panjang. Selain  bodi ringan dan ringkas,  laptop ini juga menjadi best value OLED laptop di tahun 2022. 

Kalau saya percaya, ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400) adalah pilihan laptop yang tepat untuk memberi dukungan terhadap banyaknya peluang. Semoga ke depannya, makin banyak peluang yang kita miliki, baik untuk kontribusi diri dan orang lain. Tetap semangat.

***

1) Sumber artikel dan foto : ASUS Indonesia dan travelerien.com
2) Artikel ini diikutsertakan dalam "ASUS Vivobook Pro 14 OLED M3400 Blog Writing Competition" bersama www.travelerien.com










Share:

2 comments:

  1. Waaah mbak produktif banget ya, keren deh. Kalau ngomongin laptop, ASUS selalu ada inovasi kece yang bikin pengen punya ^^

    ReplyDelete
  2. infografis dan ulasannya keren

    ReplyDelete

Terimakasih telah membaca, silakan berkomentar yang baik. Mohon tidak menaruh link hidup, situs yang mengandung SARA, judi online, web scam dan phising, karena akan dihapus.