, , , ,

MENGATASI BADAN PEGAL-PEGAL DENGAN KOYO HANSAPLAST AGAR PERJALANAN TETAP LANCAR


Lagi-lagi kami harus terbang ke Surabaya bulan ini. Kalau biasanya pergi ke Surabaya sekadar lewat untuk lanjut ke Malang, kali ini cukup spesial karena kami bisa stay beberapa hari di Surabaya. Sudah kami prediksi akan tiba di Surabaya pada siang menjelang sore. Sehingga sorenya masih bisa menikmati suasana kota sesaat.
Ndilalah, penerbangan kami dibatalkan dan harus mau ikut rute Balikpapan - Jogja. Ya sudahlah, tidak ada pilihan lain. Sampai di Jogja, ternyata kami tidak dapat terbang ke Surabaya dan diharapkan bersedia naik bus dari Jogja - Surabaya. Untuk yang belum tahu, perjalanan ini memakan waktu lebih kurang 5 jam. Plus-plusnya, mampir sana-sini buat makan dan sholat, sehingga jadilah kami tiba di Surabaya pukul 10 malam.
Capek ?
Pastinya. Ekspektasinya mau gini-gitu setelah tiba, realisasinya badan pegal-pegal sebelum niat macam-macam lagi.
Saya ingin sedikit membahas tentang pegal ini.
Sebenarnya badan pegal-pegal ini keluhan yang hampir setiap orang rasakan berupa nyeri atau tidak nyaman di bagian tubuh tertentu sebagai tanda kelelahan. Saya tidak tahu pasti pada bagian mana Anda biasa mengalami pegal-pegal. Secara umum, biasanya timbul di area punggung, lengan, lutut, atau bisa juga  bagian tubuh lainnya. Kalau Anda dalam kondisi seperti saya yang membutuhkan solusi segera, maka yang bisa Anda lakukan adalah menggunakan Koyo Hansaplast.
Pegal menurut kedokteran adalah kekakuan pada bagian tubuh atau sakit sendi.
Ada beberapa penyebab badan kita bisa merasa pegal-pegal :

Penyebab Badan Pegal

Telalu Banyak Aktivitas 

Seringkali, kita melakukan banyak aktivitas dalam waktu yang bersamaan. Ini menyebabkan sendi tidak bergerak sehingga muncul rasa pegal yang sering dikeluhkan karena otot bekerja terlalu keras.

Beban Berat Atau Terlalu Banyak

Menggendong anak sambil membawa barang, punggung pun harus ditimpa tas besar. Nah, beban berat begini dapat menyebabkan tubuh menjadi pegal-pegal. Otot yang awalnya lentur berubah menjadi kaku secara tiba-tiba. Pegal ketika mengangkat beban berat seperti ini bisa saya tangani dengan Koyo Hansaplast

Aktivitas yang Sama atau Berulang

Ketika saya duduk terlalu lama di bus, sebenarnya juga bisa membuat badan pegal  lho. Karena duduk yang lama, atau berdiri seharian bisa mengakibatkan otot menjadi tegang, sehingga tubuh jadi nggak nyaman. Ada baiknya, untuk tidak lupa melakukan peregangan setiap satu atau dua jam di sela-sela aktivitas tersebut selama 3-5 menit atau memakai Koyo Hansaplast agar badan menjadi lentur kembali. Nih, untuk kaum rebahan juga mesti hati-hati lho.

Olahraga Berlebihan 

Kita memang mesti rutin berolahraga agar tubuh tetap bugar. Namun, jika dilakukan secara berlebihan, olahraga bisa menyebabkan pegal dan nyeri otot. Ini karena sendi, tulang, dan otot bekerja lebih keras secara terpaksa sehingga bagian-bagian tersebut menjadi tegang atau kaku. Pemakaian Koyo Hansaplast dapat mengurangi pegal dan nyeri otot akibat olahraga berlebihan.

Benturan Atau Kecelakaan Ringan

Kecelakaan ringan semisal cedera karena benturan adalah kondisi di mana otot atau sendi bertumbukan dengan benda tertentu. Cedera bisa terjadi kapan saja, ketika berolahraga atau lagi asyik-asyiknya jalan sama si dia lalu terjatuh. Ketika mengalami cedera, biasanya tubuh yang terbentur akan merasakan keluhan sakit. Cedera ketika berolahraga akan semakin parah jika kita tidak melakukan peregangan atau pemanasan sebelumnya.

Kurang Tidur

Nah, karena tubuh kita membutuhkan istirahat atau tidur setidaknya 6-8 jam setiap harinya agar jaringan, sel, dan otak dapat berjalan normal dan tubuh terasa sehat. Sebaliknya bila kita kurang tidur, badan juga bisa pegal-pegal lho. Tanpa istirahat yang cukup, tubuh tidak memiliki waktu untuk beristirahat serta tidak dapat me-recharge energi yang telah berkurang. Oleh karena itu, tubuh menjadi tidak nyaman dan terasa sakit. Kondisi ini bisa ditangani dengan menggunakan Koyo Hansaplast, agar tubuh saya normal dan nyaman kembali

Stres

Baik stres atau pun unhappiness membuat tubuh kita  tidak memberikan respon yang tepat ketika menghadapi inflamasi. Oleh karena itu, kalau lagi beraktivitas, dan bepergian seperti saya cobalah untuk bahagia dan tidak stress agar tubuh tidak gagal menangkis infeksi sehingga otot badan dapat baik-baik saja.

Itu tadi beberapa penyebab badan pegal-pegal. Di balik semua penyebab pegal-pegal ini, tenang saja, selalu ada jalan keluarnya kok, baik secara alami atau pun medis.

1. Cukupi Waktu Tidur
Hal pertama yang harus dilakukan ketika  badan pegal adalah cek kecukupan waktu tidur. Dengan mencukupi kebutuhan tidur, badan yang terasa ringsek tadi dapat berangsur pulih. Dengan waktu tidur yang seimbang, kondisi tubuh menjadi normal kembali dan lebih sehat.

2. Minuman Alami

Minuman alami baik herbal, jus, atau tradisional seperti wedang jahe dapat membantu mengatasi pegal-pegal. Minuman jus pun dapat mengatasi linunya badan. Karena bisa saja tubuh sedang membutuhkan kandungan vitamin dan mineral yang ada di dalam jus sehingga kondisi tubuh akan cepat kembali bugar. 

3. Mengonsumsi Obat Pereda Nyeri

Jika tubuh kita memang benar-benar berat luar biasa, konsumsi obat dapat dilakukan.  Tapi, mesti diingat juga ya, sudah dikondisikan dengan anjuran dokter. Biasanya, badan pegal-pegal yang membutuhkan obat pereda nyeri seperti ini sudah beranjak menuju sakit.

4. Menggunakan Koyo 
Koyo adalah cara praktis untuk mengurangi pegal-pegal yang dirasakan. Koyo mudah untuk digunakan untuk segala kondisi.
Koyo yang biasa saya pakai ketika kelelahan dan badan pegal-pegal adalah Koyo Hansaplast.
Koyo Hansaplast merupakan salah koyo modern yang memiliki rasa hangat yang dua kali tahan lama dan lebih cepat. Koyo Hansaplast memiliki teknologi kemasan yang terbaru yaitu Head Lock yang dapat membantu koyo terjaga kualitasnya.

Aroma koyo ini mampu merelaksasikan tubuh. Saya paling suka koyo yang memiliki warna sesuai dengan kulit. Yang terpenting, Koyo ini tidak meninggalkan bekas setelah pemakaian. Nggak lucu kan, kalau ada bekas koyo di area tubuh yang terlihat sementara kita harus bertemu dengan orang-orang. Dengan menggunakan Koyo Hansaplast, keluhan yang dirasakan dapat berkurang.

Nah, itu tadi kiat mengatasi pegal yang bisa dilakukan. Setelah pegal-pegal selama perjalanan dapat teratasi, saya pun siap melanjutkan aktivitas kembali. Bagaimana pun tubuh kita adalah aset, biarpun semisal pegalnya hanya secuil di bahu, konsentrasi kita untuk beraktivitas dapat terganggu. Alhamdulillah kalau kita bisa mengatasi dengan segera ya kan. Semoga tetap sehat semua.
Wuzzzz. Berangkat lagi dari Surabaya ke Malang



Salam

Share:
Read More
, , , , , , ,

Memupuk Asa Blogger Balikpapan di Hari Blogger Nasional 2019


Isi kepala saya sudah menari-nari sejak awal Oktober 2019 lalu. Banyak yang ingin ditumpahkan dan dituangkan dalam bentuk tulisan. Saya ingin menulis banyak hal, tentang peristiwa yang terjadi, tentang sudut pandang dan beberapa ulasan ingin saya buat. Menulis sesantai-santainya sebagai pelepas beban membuat saya ternyata bisa mengunyah kerasnya hidup secara lebih aman dan nyaman kembali.

Bila dirunut lagi sejak blog bulirjeruk.com ini saya bangun, maka tahun ini adalah pencapaian yang berbeda. Sepertinya cukup banyak kegiatan saya ikuti tahun ini, baik event blog maupun event yang menunjang keahlian pribadi. Ini satu hal yang harus saya syukuri. Mengikuti kegiatan sebenarnya baik juga untuk perkembangan mental. 

Ujung dari banyaknya event yang saya ikuti adalah jumlah blogpost saya lebih banyak memuat tentang event. Karena itulah disela-sela tulisan ‘tugas’, inginnya saya sempat membuat tulisan pribadi yang tidak terikat dengan tenggat waktu. Seperti Oktober ini yang bertepatan dengan Hari Blogger Nasional 2019, saya ingin membuat daftar bloger-bloger favorit versi saya (yang ada kamu-kamu-kamu di dalamnya gitu :D) 

Tapi, ternyata gagal eksekusi. Sibuk pula menulis yang lain. 

Tahunya, komunitas bloger kota saya mengabarkan akan mengadakan gathering tepat di Hari Blogger Nasional, yakni 27 Oktober 2019. Senanglah rasa hati, mengingat tahun lalu kami tidak berkumpul bersama di Hari Blogger Nasional. Kejutan lainnya, kami bukan hanya berkumpul, tapi diberikan akses untuk menjejaki salah satu rooftop Balikpapan, yakni rooftop terrace di Platinum Hotel & Convention Hall, dan diajak untuk mengelilingi hotel serta masih ada kejutan dengan hadirnya tamu istimewa lainnya. Terbayang, spesial sekali Hari Blogger Nasional 2019 ini. 
be happy

MENGENAL BLOG 

Bagi saya yang mengenal blog sejak 2009, merasakan adanya perkembangan makna bloger. Kini, makna bloger bisa mengacu pada jenis pekerjaan baru di era digital. Banyak yang memulainya dari hobi kemudian berubah menjadi profesi. Kalau ada yang mengaku sebagai bloger, artinya dia tidak hanya sekadar punya blog, tapi pembuat konten (rutin) di blognya, telah mendapatkan manfaat, atau minimal pernah menjalin kerja sama berkat blog yang dia bangun. Tambahan lain, seorang bloger juga tidak gagap-gagap amat bila ditanya tentang istilah blogging. Sementara saya, ilmu blogging pun masih di level cetek. 

Saya ngeblog pun masih dengan harapan yang sama : ingin mengasah kemampuan diri, khususnya menulis. Kadang-kadang kita butuh menantang diri sendiri, untuk tahu seberapa besar kemampuan yang kita miliki. 

B!BLOGGER COMMUNITY, KOMUNITASNYA BLOGGER BALIKPAPAN 

Boleh saja bila ada yang bilang: Komunitas Blogger Balikpapan ini kurang gaungnya. Beberapa kali ahensi yang ingin mengadakan event yang mengajak bloger di Balikpapan turut serta, umumnya selalu bercerita sempat khawatir kalau blogernya tidak ada. Baru-baru saja ketika ada event yang membutuhkan banyak bloger pun, susah sekali mengumpulkannya. Sisi baiknya, ini bisa menjadi sesuatu yang menarik bagi komunitas untuk menggarapnya dengan sering mengadakan pertemuan, membuka kelas bloger, sharing online-offline, dan lainnya. 

Nah, ini beneran sisi baiknya, kami pun jadi senang bisa berkumpul di Platinum Hotel rooftop Balikpapan. Sebelumnya kami berkumpul di kamar Platinum Suite, tipe kamar paling ‘wow’ di Platinum Hotel & Convention Hall Balikpapan. Tidak semua hotel punya tipe suite ya kan. Kami datang ke hotel pada siang pukul 14.00 WITA dan lewat. Tidak ada hal seremonial berlaku, semuanya digagas santai. Lalu, oleh Mbak Resyika selaku Assistant Director of Sales Platinum Balikpapan, kami diajak memasuki kamar Platinum Suite no. 1128. Lega banget kamarnya, dan di dalamnya ada ruang-ruang tersendiri.
Resyika, Assistant Director of Sales Platinum Balikpapan
Teman-teman perempuan pun berkumpul dengan sesamanya. Bisa kumpul dengan sesama perempuan itu senang banget rasanya (sambil foto-foto, ngegosip. Eaa. Udah kayak ngelepas dahaga aja). Selanjutnya, setelah sholat ashar, para bloger dibuat menjadi dua tim : tim perempuan dan tim laki-laki, untuk berkeliling di Hotel Platinum Balikpapan. 

Tim perempuan ini terdiri dari : Saya, Kak Rosanna Simanjuntak, Yuli Jannaini, Olivia, Hairi Yanti, Rani Si Kucing (eh), Annisa Tang, Aisyah Dian, Fitri Gita, Tias, dan mbak Yosica beserta putrinya.

BACA : TUR HOTEL DARI KAMAR PRESIDEN MENUJU ROOFTOP BALIKPAPAN

Kami masih di lantai lobby ketika tur hotel hampir berakhir. Masih ada satu area lagi yang akan kami datangi, yakni rooftop Platinum Balikpapan.

Saat itulah, Bu Arita Rizal Effendi tampak dari arah pintu utama.

Bu Arita Rizal Effendi adalah satu dari tamu istimewa kami. Beliau adalah istri Wali Kota Balikpapan sekaligus Ketua Dekranasda Balikpapan. Dua tamu lagi yakni Kepala DILO Balikpapan, Bpk Istia Budi dan Ketua Diskominfo Balikpapan, Sutadi Sunyoto.

Bersama-sama kami menggunakan lift ke lt. 10 plus menggunakan tangga menuju lt. 11 di area Platinum rooftop  Balikpapan.

Kak Rosanna Simanjuntak pun bersiap memandu acara. 
rooftop terrace


Blogger Balikpapan dan Persiapan IKN

Sejak Presiden Jokowi menetapkan Kalimantan Timur sebagai Ibu Kota Negara, tepatnya di dua kabupaten yakni Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara. Mau tidak mau, Balikpapan yang memiliki gelar kota Beriman atau Madinatul Iman dan rutin meraih Adipura ini adalah tetangga calon IKN sekaligus pintu gerbang IKN harus bersiap diri.

Ini yang disampaikan dalam sharing session di rooftop Platinum Balikpapan pada 27 Oktober 2019 lalu. Sebagai kota yang memahami bahwa ketergantungan SDA bukanlah hal yang tepat, maka kota ini senantiasa menciptakan SDM yang unggul. Bu Arita Rizal Effendi memberikan beberapa contoh negara yang tidak terkenal dengan SDAnya namun unggul di SDMnya.
Lagi, Bu Arita menuturkan Balikpapan mendapatkan penghargaan Kota Terbaik kategori Ekonomi Kreatif dalam ajang SINDO Government Awards 2017, dengan salah satu subsektor andalannya yakni sektor aplikasi dan games.

Artinya, kota ini sebenarnya berisi SDM-SDM yang dapat diunggulkan. Pada tahun 2015, kota ini pun memberikan kejutan dengan dinobatkan sebagai Kota Paling Dicintai di Dunia oleh WWF.

Ketua B!Blogger Community, Pak Bambang Herlandi juga menyadari dan mengkaitkan hal ini dengan bloger. Perkembangan blog membuktikan bahwa blog masih terus dan dapat menjadi media sounding. Komunitas B!Blogger atau Balikpapan Blogger kiranya diharapkan dapat tampil terdepan untuk mengenalkan, memajukan kota tercinta khususnya, calon IKN dan KalTim ke depannya.
foto bersama Bu Arita Rizal Effendi (tengah)
Acara bersama para tamu istimewa ini kemudian ditutup dengan ramah ramah, diskusi, tanya jawab dan diakhiri sholat magrib berjamaa'ah.

Setelah itu, sembari makan malam, kami pun mendengarkan pengumuman doorprize

Malam kian menggelap, gemerlap kota ini muncul dari balik gedung-gedung dan tempat perisitirahatan. Anak-anak manusia berhamburan di kota multietnis ini. Beragam suku muncul di kota ini dari beragam pulau. Sebuah perkataan masuk ke pikiran saya, "jangan sampai hanya menjadi penonton di negeri sendiri." Begitu kiranya sebuah harapan untuk para bloger Balikpapan.
Hari Blogger Nasional 2019

***

Salam,
Lidha Maul
Share:
Read More