MENGINTIP KEANEKARAGAMAN KULINER INDONESIA DI KOTA BALIKPAPAN

February 24, 2017

Biasanya apa yang terbesit ketika nama Balikpapan disebut?
Pertanyaan ini biasa saya mainkan bersama-sama kawan dahulunya. Dan biasanya pula yang muncul adalah kata laut, hutan, multi-etnis. Dan tahukah dua diantaranya yakni laut dan multi-etnis sama-sama mewarnai kuliner Balikpapan.

Lho kok bisa?
VI-LA
(Vinggir Laut)

Kota Balikpapan terletak di pesisir timur Kalimantan, sehingga kita bisa melihat dan menikmati pantainya kapan saja. Wisata laut dan pantai mendominasi lho disini. Karena itu pula kulinernya sangat erat kaitannya dengan hasil laut dan sentra kulinernya pun banyak yang berada di pinggir laut.

KEPITING
Siapa suka binatang bercangkang dan bercapit ini? Jenis kepiting sebenarnya bermacam-macam. Di Balikpapan yang terkenal untuk disantap ada kepiting soka dan ada kepiting kenari. Tempat kulinernya ada RM Dandito dan RM Kepiting Kenari. Olahannya juga macam-macam lho. Tidak hanya diolah dengan lada hitam, saus istimewa, sekarang sudah peyek kepiting yang terkenal yang menjadi khas Balikpapan dan masih banyak olahan kepiting lainnya dan bisa menggigit lidah.
Peyek Kepiting
Sumber IG: KampoengTimoer.id

BANDENG TANPA DURI
Ikan yang biasa dikenal hidup di air tawar, walau katanya sih habitatnya juga di air laut ini jadi oleh-oleh terkenal dan sayang dilewatkan bila mampir ke Kota Balikpapan. Eh, jangan dikira Bandeng tanpa duri sama dengan Bandeng yang dimasak dengan uap air bertekanan tinggi itu lho. Bandeng tanpa duri adalah hasil cabut duri alias hasil mempreteli tulang ikan Bandeng. Pasti tahu banget kan, kalau ikan Bandeng itu banyak banget durinya, bikin males masak. Nah, cabut duri adalah teknik mencabuti satu-persatu tulang ikan Bandung dengan cara mempelajari anatomi Bandeng. Huaaa, apa nggak capek tuh? Awalnya memang butuh kesabaran dan memakan waktu. Tapi, makin sering akan melahirkan kemahiran. Tapi tenang, selaku konsumen pastinya kita nggak diminta cabut duri ikan Bandeng, cukup nikmati saja kerenyahan dan gurihnya ikan Bandeng Tanpa Duri yang nggak pake lama kalau dipesan di RM. Torani Balikpapan.
Bandeng Crispi Tanpa Duri
Sumber : IG RM_Torani


ANEKA SEAFOOD
Tidak hanya kepiting dan Bandeng yang jadi ciri khas kuliner (hewan air) di Balikpapan, banyak lho, RM bertema seafood merajai di kota ini. Duduk-duduk memandangi sunset sembari menikmati udang goreng atau ikan bawal sering jadi incaran wisatawan lokal bahkan asing. Termasuk saya, penduduk lokalnya.


MULTI-ETNIS

Satu lagi yang seru di Balikpapan adalah keberagaman etnisnya. Di kota ini, hampir semua suku, etnis, ras ada di sini. Saya malah bertanya-tanya suku apa yang belum ada di Balikpapan ya? Hmm.  Karena itulah Balikpapan dikenal sebagai kota yang heterogen dan oleh sebab itu, kuliner yang menjadi khasnya pun amat sangat beragam.

NASI KUNING
Dulu sekali, mungkin nasi kuning hanya dikenal saat-saat ada acara tertentu atau di hari istimewa. Namun di Balikpapan, kita bisa makan nasi kuning setiap harinya. Setiap pagi atau setiap sarapan. Tidak perlu repot-repot mendatangi RM khusus untuk menikmatinya. Setiap pagi, hampir merata di pinggiran jalan dijual nasi kuning ini. Bahkan sekarang ada nasi kuning malam lho, biasanya dibuka dari pukul 9 malam hingga subuh hari. Wah, saya pikir mungkin setelah ini ada nasi kuning 24 jam.

SOTO BANJAR
Tahukah kamu bahwa Soto dan Sop bagi orang Balikpapan itu berbeda? Soto harus memakai ketupat atau lontong, sedangkan Sop pastilah memakai nasi. Istilah ini diwarnai dari suku Banjar. Ya, karena banyak sekali suku Banjar yang ada di Balikpapan. Makanan khas Banjar sendiri menjadi khas pula di Balikpapan, yaitu SOTO BANJAR. Soto Banjar yang terkenal di Balikpapan adalah SOTO BANJAR KUIN. Soto Banjar merupakan potongan ketupat berkuah daging ayam kampung dengan suwirannya, telur rebus, perkedel kentang, soun, taburan bawang merah dan seledri. Saya suka banget menikmatinya, terutama di saat cuaca dingin begini. Tapi ingat, kalau mau pesan tanpa ketupat atau mau diganti nasi saja, namanya berubah lho bukan lagi Soto Banjar, tapi Sop Banjar, hihihi.
Sumber : BeritaBanjarmasin


COTO MAKASSAR
Ini dia! Soto se-Indonesia yang paling istimewa. Yang paling fenomenal diantara ragam soto mana pun. Kalau Soto Banjar maunya pakai ketupat, soto yang lain maunya pakai santan, dan ada pula yang pakai kecambah. Soto yang ini uniknya kebangetan. Cuma soto ini yang maunya pakai ‘C’
.
Ya, huruf C, bukan S.
.
Dan itulah yang membuatnya jadi berbeda. Coto.
Coto Makassar, sama seperti Soto Banjar, sangat erat kaitannya dengan keberadaan etnisnya di Balikpapan. Kuliner ini pun sama merajainya dan menjadi ciri khas Kota Balikpapan, serta menjadi tantangan bagi wisatawan yang berkunjung. Bahkan bagi kami penduduk lokal -tak peduli suku apa- juga menggemari kuliner satu ini. Di Balikpapan sendiri ada CM (singkatan Coto Makassar) Klandasan, CM. H. Judding, H. Isna dan RM Nurjaya-Miki.
Sumber : wikimapia.org
Pic by : dedenzoo



GUDEG
Seantero Indonesia pasti sudah bisa nebak, berasal darimana kah gudeg ini? Yap, pasti jawabannya Jogja. Bukan Balikpapan, hihihi.
Tapi boleh ya kuliner yang satu ini laris-manis di Balikpapan. Salah satunya ada Gudeg Pawon Bunda’qu. Biar kata penjualnya asli Balikpapan, rasa gudegnya semanis orang Jogja #eh. Kuliner ini juga jadi incaran orang Balikpapan.

BUBUR AYAM SAMARINDA
Hah, bubur berkuah? Begitu kata teman saya ketika pertama kali tahu Bubur Ayam Samarinda. Karena dalam benaknya, bubur hanya nasi lunak yang punya cita rasa. Memang yang membedakan Bubur Ayam Samarinda adalah kuahnya yang sebenarnya hampir mirip dengan Soto Banjar, ditambah taburan tomat segar, hati goreng dan emping. Kenikmatan Bubur Ayam Samarinda bisa dirasakan di daerah Gunung Sari Balikpapan.
Bubur ayam samarinda
Sumber : BalikpapanProkal.com

BUBUR AYAM BANDUNG
Eh, siapa yang suka sarapan bubur ayam? Kalau tadi udah disebutkan bubur ayam Samarinda yang berkuah itu, nah kalau bubur ayam yang ini biasanya sudah banyak yang tahu. Rasa buburnya udah gurih ditambahi taburan kedelai goreng yang menurut saya unik dan menggugah selera. Bubur ayam Bandung yang terkenal di Balikpapan ada Bubur Ayam Bandung Sawargi, RM. Lembur Kuring Kang Rudy, Bubur Ayam Bandung Nusasari milik Kang Hudun.
  
ANEKA SNACK dan KUDAPAN

Ngomongin masakan sudah, gimana kalau lanjut lagi yuk ngobrolin makanan pendamping lembur. Eh, maksudnya snack dan kudapan gitu.

AMPLANG
Amplang Kuku macan
Sumber : maksindo.com

Ada yang mau makan kuku macan?
Hiii, seram dong.
Hehe, kuku macan yang ini nggak-pakai-seram-tapi-pakai-garam. Namanya kuku macan, karena bentuknya seperti kuku yang lebih besar dari kuku biasa. Tapi sebenarnya ini adalah amplang, kudapan renyah gurih layaknya kerupuk, dengan tekstur lebih tebal dan bercampur rasa ikan. Setahu saya ikan yang dipakai dalah tenggiri, belida/pipih, namun ada pula yang menggunakan ikan bandeng yang rasanya tetap sama nikmatnya.

BINGKA
Tahu kue lumpur? Yah kira-kira mirip seperti itulah kue bingka ini. Bingka yang terkenal di Balikpapan adalah bingka kentang.

HAMPARAN TATAK
Amparan Tatak-Sari Muka-Rangka susun
Sumber : banjarmasin.tribunnews.com
Hamparan tatak atau amparan tatak adalah sejenis kue basah layaknya bingka atau kue talam. Hamparan tatak saya kira penyebutannya karena dihampar dan ditatak (dipotong) karena memang demikianlah saat dijualnya. Kue ini merupakan campuran tepung dan pisang yang diolah sedemikian rupa hingga rasanya manis dan lembut. Konon, hanya suku Banjar yang mampu menciptakan rasanya senikmat mungkin. Seringkali dijual bersamaan kue Sari Muka lakatan, Sari Pengantin, Putri Salat dan Rangka Susun. Kesemuanya disajikan dengan cara yang sama, dan sekali coba rasanya yang lembut manis itu, susah untuk tidak mengulanginya lagi.

Pisang Gapit

Pisang gapit adalah pisang yang dijepit kemudian dibakar, lalu diberi saos gula merah+santan kental gurih yang sudah ditaburi potongan nangka masak. Enak nian rasanya.

Nah, itu dia aneka khas kuliner di Balikpapan. Sangat amat beragam bukan?
Saya tentu bersyukur tinggal di Kota dengan ciri khas keanekaragaman kulinernya. Semua ini dapat kita nikmati bila di Balikpapan. Coba saja mampir dan TelusuRI kota ini. Namun, ada kalanya kita tidak mampu bepergian, sedangkan hasrat mencicipi kuliner Indonesia seakan rindu yang menggantung. Kuncinya adalah Omiyago
Omiyago  adalah oleh-oleh kuliner Indonesia yang dapat diklik dan dinikmati oleh siapa saja. Tinggal pilih mana yang disuka.

Omiyago merupakan website dengan platform Indonesia. Kita bisa mengeksplor aneka kuliner Indonesia dengan berbagai pilihan yang disediakan. Caranya cukup mudah layaknya berbelanja pada umumnya.

Omiyago, buah tangan on the go - memberikan kemudahan bagi siapa pun yang ingin berbagi hadiah untuk yang terkasih. Dengan pelayanannya yang bisa diandalkan, Omiyago menjadi salah satu cara baru untuk berbagi terutama berbagi kelezatan.

Nah, jadi kuliner nusantara apa yang kamu gemari? Kalau saya sudah pasti banyak jawabannya.


Salam.

You Might Also Like

24 Comments

  1. Saya juga jawabannya banyak mba. Secara tiap daerah punya ciri khasnya sendiri.sayangnya saya belum pernah ke balikpapan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga nanti bisa mampir ke Balikpapan ya mbak :)

      Delete
  2. paling suka pempek, favorit banget, hihi

    ReplyDelete
  3. Wah enak berasa ulang taun setiap hari karena nasi kuning ada tiap hari
    Dulu aku pas mampir balikpapan dicritain kalo masyarakat lokal ada yang makan nasi dikasih teh manis mb, bener ga, maksudnya tehnya dimasukin gitu, agak emejing juga sih sama kekayaan tradisi yang ada di Indonesia termasuk balikpapan

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahahaha, betul sekali..itu emang bukan hoax.
      Tapi gak bisa dibilang khasnya balikpapan, lebih ngenanya ciri orang2 tertentu dari suku tertentu

      Delete
  4. Sama tau nya klo kalimantan tu kepiting danditoo

    ReplyDelete
    Replies
    1. wes, klo itu emang te-o-pe-be-ge-te

      Delete
  5. Wahhh di balikpapan yaaa.. kpn2 kalo sy ke balikpapan meet up yuk.. kulinernya bikin ngiler

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayuk mbak kesini, parak aja kalo dari banjar sana

      Delete
  6. Wah kulinernya sepertinya enak-enak ya di Balikpapan ini. Banyak yang belum saya cicipin..

    ReplyDelete
  7. Ke Balikpapan cuman transit doank mba baru tau kaya juga kulinernya penasaran sama peyek kepitingnya mba suer baru tau :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aduh kesini lagi Teh, seneng saya kalau Teh Bella kesini. Ntar ta'kasih peyeknya ya

      Delete
  8. wah kulinernya banyak juga abhakn ada coto maksar dan soto banjar

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya ada banyak yang femes mbak kuliner disini :)

      Delete
  9. Aku pernah makan pisang gapit tapi sayangnya ngga terlalu enak krena mungkin bukan asli dari balikpapan. Pengen kepitiiing! Fav akoo hihihi XD

    ReplyDelete
  10. Walau hanya sebentar di Balikpapan, tapi aku suka kotanya. Apik. Paling fans sama amplang :D
    Dan pengin coba soto banjar. Kalau nasi kuning kayaknya sama kek di Manado juga, dijual di rumahan, dari pagi sampai malam pun ada.

    ReplyDelete
  11. Wahhh enakknya, belum pernah si ke Balikpapan karena jauh tapi pingin bangetm hujan2 gini huhuhu jadi pingin nyobain sotonyaa

    ReplyDelete
  12. Lho komplit juga ya kulinernya.
    Kalo Balikpapan aku taunya Dandito doang :P hehehe

    ReplyDelete
  13. Info makanannya menarik dan beragam mak. Namanya lucu Tatak, tapi pas dengan asal muasanya...semoga suatu saat bisa mencicipi TFS

    ReplyDelete
  14. Coto makassar sama pisang gapit nya mirip sama yang makassar. :D

    Wah aku baru tau kalau ada peyek kepiting. Jadi kalau bawa oleh oleh jadi lebih ringan.
    Dan tentunya nggak bau.
    Kalau bawa olahan kepiting buat oleh2 sih nyenegin yang di kasih oleh oleh, tapi saya pusing kadang sama baunya hahahha

    ReplyDelete
  15. Kepengin belajar bikin kue bingka, hehehe. kayanya kok legit banget ya

    ReplyDelete
  16. Ahhhhh enak semua, semoga nanti bisa berkunjung ke Balikpapan.

    ReplyDelete

Terimakasih telah membaca, silakan berkomentar yang baik dan mohon untuk tidak menaruh link hidup.

Member of

Blogger Perempuan Blogger Perempuan rssbblogger Warung Blogger

Popular Posts