,

Beralih ke Deterjen-Pembersih Ramah Lingkungan

Sangat disayangkan ketika materi disajikan, saya harus meninggalkan ruang berkali-kali. Dikarenakan C’Mumut sedang gencar-gencarnya mengeksplorasi ruangan dan tidak tampak tanda-tanda dia akan menjadi pendengar yang baik justru dia yakin sekali dia lah narasumber satunya-satunya. Maka, tulisan ini adalah hasil keterbatasan mendengar dan menyaksikan.

Dengan judul Pelatihan Pembuatan Sabun, Softener dan Shampo, acara yang diadakan oleh IIBF Balikpapan ini didominasi peserta dari kalangan wirausaha. Acara ini menghadirkan dua pasangan narasumber: Bapak Wardjito Soeharso dan Ibu Nenih Hanifah sebagai pemrakarsa sekaligus pemilik produk Smart Clean, produk pembersih dan pewangi pakaian lokal.

Berawal dari keprihatinan terhadap bahaya limbah detergen dan materi pencucian lainnya bagi alam dan lingkungan sekitar, pasangan ini mulai mencari materi yang aman dan ramah lingkungan. Kekhawatiran ini bukan hanya pada mereka yang mengalirkan
Share:
Read More

Smart Clean dan Kampanye Smart



Smart Clean merupakan produk pembersih dan pengharum karya anak bangsa yang diprakarsai sepasang suami-istri Wardjito Soeharso dan Nenih Hanifah, Semarang. Dengan mengandalkan diferensiasi dari bahan baku menjadi kesatuan paket green product yang ditawarkan oleh Smart Clean.

Bahan baku texapon (SLES) yang digunakan merupakan bahan yang tidak berbahaya bagi manusia dan lingkungan. Sehingga produk yang berbahan dasar nabati ini layak disebut ramah lingkungan (friendly green) dimana
Share:
Read More