Ketika Murbei Enggan Berbuah


Saya suka berkebun sampai-sampai punya impian tuk menjadi petani yang sukses. Saya bukan pakar berkebun, hanya seseorang yang punya impian saja. Bahkan untuk tema blog saja, ingin yang khusus berkebun. Sayang muncul masalah utama.

Waktu.

Bisa menyiram dan merapikan rumput saja sudah syukur. Tak peduli saya menanam apa, rumput di rumah lebih mudah gondrongnya dan bila sudah begitu pernah ada ular menyelinap.

Share:
Read More

Cantik di Mata Atisatya Arifin, Indonesian Beauty Blogger

Saya memang pernah niat membuat artikel khusus tentang figur menginspirasi, kisah seseorang atau sahabat sendiri, mengizinkan mereka untuk berbagi kisah di bulirjeruk.com. Dan ternyata tamu pertama yang datang adalah seorang beauty blogger Indonesia. Suit, suit. Jadi pengen nyari tutup panci buat nutup muka. Malu ih, nggak bisa dandan.


Tya’s Blog : Beauty and Beyond

Atisatya Arifin atau lebih akrab dipanggil Tya adalah seorang guru bahasa Inggris di suatu sekolah kenamaan. Asli Jawa namun besar di Jakarta. Blognya di talkativetya.com adalah sarana Tya menuangkan berbagai informasi seputar kecantikan, kesehatan dan kehidupannya. Ibu dari dua orang anak ini telah merintis blognya sejak 2009. Mungkin terdengar aneh, bagaimana bisa seorang Tya yang guru bahasa Inggris suka menulis, gemar memasak, senang dipotret dan berkeinginan melahirkan buku puisi justru melakoni beauty blogger.
Share:
Read More

Cinta Pertama, Gerhana Matahari dan Rumah Baru



Tepat akhir bulan Februari lalu saya memutuskan membeli domain. Meskipun pernah bertahun-tahun lalu saya menginginkan rumah sendiri, tetap saja ini tergolong nekat. Karena sejujurnya, tahun ini saya belum benar-benar tertarik men-TLD kan blog saya.

Saya masih ‘senang’ mengontrak.
Share:
Read More
,

Sop Singkong dan Pisang Gapit : A Winner Street Food in Balikpapan

Ini episode kedua icip-icip kuliner di blog saya. Sebelumya saya makan bebek enak Pak Ndut di Sepinggan Baru.


Di episode berburu kuliner kali ini bisa dibilang santai-santai berat. Sesuai judulnya, kedua kuliner ini sering dinikmati saat santai atau sore hari ditambah suasana adem gerimis-gerimis syahdu.
Walau sebelumnya sudah ada yang review, tidak ada salahnya dong saya juga ikut menceritakan kembali, toh selera kita berbeda walau lidah kita hanya satu.

Bertempat di daerah Kebun Sayur, posisi di samping Giant mini. Saya mencarinya sambil menebak-nebak. Semua deretan berwujud sama, mengingatkan saya pada rumah makan nenek saya masa baheula,
Share:
Read More
, , ,

Hand Lettering Using Felt-Tip Marker

spidol untuk lettering


(semoga judul dalam bahasa Inggrisnya nggak keliru)

Utak-atik kali ini dimulai saat beberapa waktu lampau teman saya berbagi video hand lettering di fb nya. Saya lupa judul videonya apalagi mau menaruh link nya disini. Karena saya nggak sanggup gosok-gosok temlen orang.

Dalam video itu, pena yang digunakan untuk menghasilkan tulisan keren bermacam rupa, termasuk jenis tulisan yang dihasilkan. Salah satu scene membuat saya teringat, heh saya pernah buat beginian nih.
Share:
Read More
, , ,

Tribute to My Uncle

Gadis kecil itu mengendap-ngendap tak tertahan. Para penatu rumah sakit telah melihatnya tadi. Ibu telah melarangnya ke tempat ini. Tapi apa daya, rasa penasaran menarik-narik kakinya hingga ia mencari celah di setiap sudut rumah sakit untuk bisa melarikan diri ke tempat ini. Sekali lagi jantungnya berdebar-debar. Di hadapannya sebuah bangunan mungil dilengkapi jeruji. Dari seberang jalan, gadis kecil itu menatap. Satu persatu. Ada seorang perempuan yang ia kenal, yang dulu ramah dan baik. Seorang pria tak dikenal. Lalu kosong. Kosong. Mana dia? Gadis kecil itu mengumpat. Ah, itu dia. Akhirnya wajah itu muncul. Seorang pemuda menatapnya balik. Kata mereka, pemuda itu ingin menyerang seseorang dengan mandau tua. Sangat berbahaya. Jangan sekali pun mendekatinya. Pemuda yang ia lihat, hanya diam dibalik jeruji. Tak ada teriakan tak ada senyuman. Gadis kecil itu mengangguk lega, dalam hatinya bila dewasa kelak ia ingin menceritakan pada dunia, bahwa pemuda itu lelaki yang baik.



Waw,
Share:
Read More
, , ,

Saatnya Chinaboy!

Sst, hari ini kita main aja yuk ^^ Baca kenangan masa kecil ini dulu ya ^^


     Alkisah suatu masa, dimana ponsel pintar belum ada, orang yang berbicara sendiri akan dikira gila, dadah-dadah dengan pesawat masih jadi kesenangan, sebiji uang benggol 100 bisa menghilangkan lapar, baju seragam dimasukkan dalam celana atau rok sampai ikat pinggang terlihat adalah kebanggaan, rambut klimis adalah kehormatan bagi anak laki-laki. Masa dimana karamunting dan belubut mudah dijumpai, dan gasing masih berupa kayu. Inilah masa dimana chinaboy masih ada.



Share:
Read More
,

Kelola Uangmu dengan 8 Cara Cerdas


Saya sering terperanjat ketika mendengar daftar hutang para pengusaha lokal menengah. Ternyata… ya ternyata ratusan juta saja masih terdengar biasa oleh mereka. Main di angka ‘M’ atau ‘belasan M’ adalah jenis hutang yang sukar ditolak oleh pengusaha. Ini belum termasuk pengusaha besar tingkat nasional.

Berbekal ilmu dan kekuatan tekad, seorang Coach Syamsul Arifin –founder Syariah Business Coach- membuat gerakan #PengusahaTanpaRiba. Sebagai sesama pengusaha, beliau memahami dan seringkali mendapati para pengusaha yang terjerat hutang bukan kepalang, terpuruk, dan buruknya terikat dengan riba. Ada satu masalah yang kemudian beliau paparkan di seminar bisnis singkatnya yang telah saya ikuti, bahwa kebanyakan mereka tidak mampu mengelola KEUANGAN secara tepat.

Mengapa?
Share:
Read More
,

Bebek dan Ayam Goreng Pak Ndut Saatnya Kenikmatan Tersulut

Ini pertama kalinya saya serius menyantap kuliner bebek. Biasanya saya menyicipi saja, khawatir kalau memesan tidak akan habis, karena tidak begitu suka. Tapi, kali ini beda. Kali ini saya berkesempatan mampir ke Resto Bebek dan Ayam Sari Rasa Pak Ndut, atau yang lebih dikenal Bebek Pak Ndut.


Bebek Goreng Pak Ndut Balikpapan
Setelah sukses dengan dua cabangnya di Samarinda, baru-baru ini Rumah Makan Bebek Pak Ndut membuka cabangnya di Balikpapan. 
Share:
Read More