Cinta Pertama, Gerhana Matahari dan Rumah Baru



Tepat akhir bulan Februari lalu saya memutuskan membeli domain. Meskipun pernah bertahun-tahun lalu saya menginginkan rumah sendiri, tetap saja ini tergolong nekat. Karena sejujurnya, tahun ini saya belum benar-benar tertarik men-TLD kan blog saya.

Saya masih ‘senang’ mengontrak.
Share:
Read More
,

Sop Singkong dan Pisang Gapit : A Winner Street Food in Balikpapan

Ini episode kedua icip-icip kuliner di blog saya. Sebelumya saya makan bebek enak Pak Ndut di Sepinggan Baru.


Di episode berburu kuliner kali ini bisa dibilang santai-santai berat. Sesuai judulnya, kedua kuliner ini sering dinikmati saat santai atau sore hari ditambah suasana adem gerimis-gerimis syahdu.
Walau sebelumnya sudah ada yang review, tidak ada salahnya dong saya juga ikut menceritakan kembali, toh selera kita berbeda walau lidah kita hanya satu.

Bertempat di daerah Kebun Sayur, posisi di samping Giant mini. Saya mencarinya sambil menebak-nebak. Semua deretan berwujud sama, mengingatkan saya pada rumah makan nenek saya masa baheula,
Share:
Read More
, , ,

Hand Lettering Using Felt-Tip Marker

spidol untuk lettering


(semoga judul dalam bahasa Inggrisnya nggak keliru)

Utak-atik kali ini dimulai saat beberapa waktu lampau teman saya berbagi video hand lettering di fb nya. Saya lupa judul videonya apalagi mau menaruh link nya disini. Karena saya nggak sanggup gosok-gosok temlen orang.

Dalam video itu, pena yang digunakan untuk menghasilkan tulisan keren bermacam rupa, termasuk jenis tulisan yang dihasilkan. Salah satu scene membuat saya teringat, heh saya pernah buat beginian nih.
Share:
Read More
, , ,

Tribute to My Uncle

Gadis kecil itu mengendap-ngendap tak tertahan. Para penatu rumah sakit telah melihatnya tadi. Ibu telah melarangnya ke tempat ini. Tapi apa daya, rasa penasaran menarik-narik kakinya hingga ia mencari celah di setiap sudut rumah sakit untuk bisa melarikan diri ke tempat ini. Sekali lagi jantungnya berdebar-debar. Di hadapannya sebuah bangunan mungil dilengkapi jeruji. Dari seberang jalan, gadis kecil itu menatap. Satu persatu. Ada seorang perempuan yang ia kenal, yang dulu ramah dan baik. Seorang pria tak dikenal. Lalu kosong. Kosong. Mana dia? Gadis kecil itu mengumpat. Ah, itu dia. Akhirnya wajah itu muncul. Seorang pemuda menatapnya balik. Kata mereka, pemuda itu ingin menyerang seseorang dengan mandau tua. Sangat berbahaya. Jangan sekali pun mendekatinya. Pemuda yang ia lihat, hanya diam dibalik jeruji. Tak ada teriakan tak ada senyuman. Gadis kecil itu mengangguk lega, dalam hatinya bila dewasa kelak ia ingin menceritakan pada dunia, bahwa pemuda itu lelaki yang baik.



Waw,
Share:
Read More
, , ,

Saatnya Chinaboy!

Sst, hari ini kita main aja yuk ^^ Baca kenangan masa kecil ini dulu ya ^^


     Alkisah suatu masa, dimana ponsel pintar belum ada, orang yang berbicara sendiri akan dikira gila, dadah-dadah dengan pesawat masih jadi kesenangan, sebiji uang benggol 100 bisa menghilangkan lapar, baju seragam dimasukkan dalam celana atau rok sampai ikat pinggang terlihat adalah kebanggaan, rambut klimis adalah kehormatan bagi anak laki-laki. Masa dimana karamunting dan belubut mudah dijumpai, dan gasing masih berupa kayu. Inilah masa dimana chinaboy masih ada.



Share:
Read More
,

Kelola Uangmu dengan 8 Cara Cerdas


Saya sering terperanjat ketika mendengar daftar hutang para pengusaha lokal menengah. Ternyata… ya ternyata ratusan juta saja masih terdengar biasa oleh mereka. Main di angka ‘M’ atau ‘belasan M’ adalah jenis hutang yang sukar ditolak oleh pengusaha. Ini belum termasuk pengusaha besar tingkat nasional.

Berbekal ilmu dan kekuatan tekad, seorang Coach Syamsul Arifin –founder Syariah Business Coach- membuat gerakan #PengusahaTanpaRiba. Sebagai sesama pengusaha, beliau memahami dan seringkali mendapati para pengusaha yang terjerat hutang bukan kepalang, terpuruk, dan buruknya terikat dengan riba. Ada satu masalah yang kemudian beliau paparkan di seminar bisnis singkatnya yang telah saya ikuti, bahwa kebanyakan mereka tidak mampu mengelola KEUANGAN secara tepat.

Mengapa?
Share:
Read More
,

Bebek dan Ayam Goreng Pak Ndut Saatnya Kenikmatan Tersulut

Ini pertama kalinya saya serius menyantap kuliner bebek. Biasanya saya menyicipi saja, khawatir kalau memesan tidak akan habis, karena tidak begitu suka. Tapi, kali ini beda. Kali ini saya berkesempatan mampir ke Resto Bebek dan Ayam Sari Rasa Pak Ndut, atau yang lebih dikenal Bebek Pak Ndut.


Bebek Goreng Pak Ndut Balikpapan
Setelah sukses dengan dua cabangnya di Samarinda, baru-baru ini Rumah Makan Bebek Pak Ndut membuka cabangnya di Balikpapan. 
Share:
Read More
,

Beralih ke Deterjen-Pembersih Ramah Lingkungan

Sangat disayangkan ketika materi disajikan, saya harus meninggalkan ruang berkali-kali. Dikarenakan C’Mumut sedang gencar-gencarnya mengeksplorasi ruangan dan tidak tampak tanda-tanda dia akan menjadi pendengar yang baik justru dia yakin sekali dia lah narasumber satunya-satunya. Maka, tulisan ini adalah hasil keterbatasan mendengar dan menyaksikan.

Dengan judul Pelatihan Pembuatan Sabun, Softener dan Shampo, acara yang diadakan oleh IIBF Balikpapan ini didominasi peserta dari kalangan wirausaha. Acara ini menghadirkan dua pasangan narasumber: Bapak Wardjito Soeharso dan Ibu Nenih Hanifah sebagai pemrakarsa sekaligus pemilik produk Smart Clean, produk pembersih dan pewangi pakaian lokal.

Berawal dari keprihatinan terhadap bahaya limbah detergen dan materi pencucian lainnya bagi alam dan lingkungan sekitar, pasangan ini mulai mencari materi yang aman dan ramah lingkungan. Kekhawatiran ini bukan hanya pada mereka yang mengalirkan
Share:
Read More

Smart Clean dan Kampanye Smart



Smart Clean merupakan produk pembersih dan pengharum karya anak bangsa yang diprakarsai sepasang suami-istri Wardjito Soeharso dan Nenih Hanifah, Semarang. Dengan mengandalkan diferensiasi dari bahan baku menjadi kesatuan paket green product yang ditawarkan oleh Smart Clean.

Bahan baku texapon (SLES) yang digunakan merupakan bahan yang tidak berbahaya bagi manusia dan lingkungan. Sehingga produk yang berbahan dasar nabati ini layak disebut ramah lingkungan (friendly green) dimana
Share:
Read More