,

5 Tips Membuat Desain Grafis yang Baik untuk Harbolnas 2020


Hai.

Harbolbas memang telah usai. Tapi, pembahasannya tidak perlu usai. Apa yang bisa dibahas dan bisa belajar dari Harbolnas? Banyak. Kali ini saya mau bahas desain-desain Harbolnas.

Perhatikan tidak? Setiap lembaga, mulai dari marketplace sampai online shop milik individu, berlomba-lomba menampilkan desain Harbolnas guna menarik minat pembeli. Bagi Anda pemilik online shop, UMKM, dan siapa pun yang sangat sadar bikin desain itu penting! Maka penting juga mempraktikkan tips membuat desain grafis yang baik untuk momen Harbolnas.

Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) jatuh setiap akhir tahun, tepatnya 12 Desember atau biasa ditulis 12.12. Tak sedikit promo menarik yang dihadirkan guna menarik minat beli masyarakat, namun masih banyak penjual mengabaikan aspek desain Harbolnas.

Aspek-aspek yang mampu menunjang kesuksesan online shop saat Harbolnas, salah satunya adalah tampilan visual. Hal ini akan meningkatkan nilai di mata penjual serta pengalaman pembelian mulai dari tahap memilih, memesan, sampai membayar barang.

Desain grafis yang perlu ditunjang saat menyambut Harbolnas meliputi logo, tampilan beranda, konten promo di media sosial, dan lain-lain. Agar lebih jelas, simak tips membuat desain grafis yang baik menjelang momen Harbolnas sebagai berikut.

Tips Membuat Desain Grafis yang Baik untuk Harbolnas

1. Memahami Karakteristik Konsumen

Bayangkan situs marketplace atau online shop Anda adalah toko fisik asli. Mungkin kita akan bertanya pada diri sendiri: “Apa yang dicari pelanggan? Layanan atau fitur apa yang sebenarnya mereka butuhkan untuk menunjang proses belanja online?”

Strategi pemasaran yang tepat, bakal membantu Anda menggambarkan konsep desain Harbolnas dan keseluruhan dengan baik. Jika usaha online telah berjalan selama beberapa waktu, analisis konsumen lewat Google Analytics atau tools khusus media sosial tertentu.

Setelahnya, sesuaikan konsep desain berdasarkan hasil analisis demografis di atas. Kelak Anda dapat menentukan warna, font, pemilihan gambar, dan hal lainnya terkait desain. Sebisa mungkin, pahami karakteristik konsumen sejak awal.

2. Utamakan Desain Harbolnas yang Simpel

Prinsip utama dalam desain adalah menyederhakan kata-kata sebagai informasi dan meningkatkan estetika. Jika ditarik benang merahnya, cobalah untuk mengutamakan konsep desain Harbolnas yang simpel dan mudah dimengerti.

Terkadang, kita ingin menampilkan desain Harbolnas secara heboh, menarik perhatian, namun hasilnya jadi berlebihan. Alih-alih tertarik, konsumen malah bingung dan sulit mencerna pesan atau promo yang ingin kita sampaikan pada online shop.

Pada desain Harbolnas, baik header atau logo, cukup tonjolkan promo utama seperti “Diskon 70%” atau “Buy 1 Get 1 Free” tanpa harus menampilkan lebih dari 3 kata. Selebihnya, Anda dapat menuangkan informasi yang lebih lengkap lewat caption atau deskripsi.

3. Posisikan Diri Sebagai Pembeli

Kita juga perlu memosisikan diri sebagai pembeli yang ingin mendapatkan harga barang murah berkualitas tinggi dan akses online shop secara mudah. Dengan begitu, Anda bisa merancang konsep desain yang ramah pengguna agar konsumen tak bosan berkunjung.

Jenis tata letak apa yang paling mudah dinavigasi? Seperti apa cara mengatur produk dalam keranjang dengan cara yang masuk akal? Lalu, bagaimana Anda menyederhanakan proses pembayaran? Inilah elemen-elemen yang harus diperhatikan dalam online shop.

Jika Anda menginginkan desain grafis terhubung dengan audiens, Anda harus berpikir seperti audiens. Desan yang terlalu rumit pun, biasanya malah tak sedap dipandang dan membuat pembeli beralih ke toko online lain. Jangan sampai hal ini terjadi!

4. Warna Adalah Kunci

Banyak sekali elemen desain yang berperan krusial, salah satunya warna. Berbagai macam spektrum, mulai dari hitam sampai putih, mampu memberikan dampak psikologis tertentu pada mereka yang melihatnya. Sehingga, Anda tak boleh asal dengan pemilihan warna.

Sebagai contoh, warna merah biasanya dikaitkan dengan rasa lapar. Banyak logo dan desain grafis usaha berbasis makanan, menggunakan merah sebagai warna utama. Kemudian ada biru dan hijau yang identik dengan ketenangan serta kenyamanan.

Tanpa mengesampingkan pemilihan warna dalam desain Harbolnas, Anda harus menyesuaikan juga dengan warna utama online shop atau marketplace. Usahakan agar kombinasi warna tak lebih dari tiga agar tetap konsisten dan nyaman dilihat.

5. Gunakan Aplikasi Sesuai Kebutuhan

Setiap aplikasi menawarkan kelebihan dan kekurangan tersendiri, sehingga kita harus mencocokkan dengannya. Banyak kasus orang tidak nyaman menggunakan sebuah platform desain, padahal platform tersebut bisa dibilang nomor satu.

Buat desain Harbolnas, gunakan aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan. Jika Anda adalah pemula, pilihlah platform dengan tools dan pengoperasian yang mudah digunakan. Bila perlu, bandingkan satu aplikasi dengan aplikasi lain dan lihat mana yang paling cocok.

***
Itulah tadi cara membuat desain grafis yang baik untuk momen Harbolnas 2020. Jangan lewatkan kesempatan ini untuk meningkatkan penjualan Anda, raih untung sebesar mungkin di akhir tahun lewat konsep desain yang tepat. Selamat mencoba!

Jangan lupa lihat juga ilustrasi desain cover buku dengan menggunakan Canva yang saya buat di sini :

Share:
Read More