, , , ,

Tur Hotel Platinum yang Berujung Kebersamaan di Rooftop Balikpapan


Lelaki dengan separuh kekosongan rambut di kepala bagian depan dan menyisakan kepangan panjang menjuntai di belakang, tersenyum di depan sebuah tulisan besar CANTON sembari mengajak kami, bloger perempuan Balikpapan untuk mendekat. Sekali ia kibaskan kepangan rambutnya ke belakang dan para bloger pun menyusun diri di sisinya. Formasi ini tidak menunjukkan kami akan beradu kungfu dengan siapa pun, meski lelaki paruh baya yang saya maksud serupa Wong Fei Hung.

Para emak yang menyusun diri hanya berniat mengambil foto bersama seorang chef bermodel rambut dengan sebutan taucang atau bianzi di masa keemasan dinasti Tiongkok, dan tulisan CANTON yang saya maksud sebenarnya adalah Canton Restaurant di Hotel Platinum & Convention Hall Balikpapan.

Klik. Lalu, chef ini menarik rambut panjangnya ke depan. “Nah, begini,” katanya setelah yakin rambut panjangnya akan dipotret. Sebagian dari kami tertawa dan kemudian suara ‘klik’ samar terdengar lagi. Adegan ini terjadi tepat pada 27 Oktober 2019. Dua belas tahun sudah M. Nuh, Menteri Pendidikan (saat itu) menetapkan tanggal 27 Oktober sebagai Hari Blogger Nasional. Sebenarnya saya lebih suka menggunakan kata ‘blogger’ yang terasa lebih internasional dan mudah di pencarian google. Tapi, karena saya cukup malas memiringkan kata-kata asing :D jadi saya membiasakan diri menggunakan kata ‘bloger’, serapan kata ‘blogger’ dan telah resmi mengisi KBBI. 

Tahun 2019 ini cukup unik bagi perkembangan blogger Balikpapan yang tergabung dalam B!Blogger Community. Komunitas yang sesaat lagi menuju satu dasawarsa ini sempat vakum dalam kurun waktu lama dan tersendat-sendat menyatukan anggotanya kembali. Tapi, pada tahun ini, cukup banyak momen yang mengaktifkan dan menyatukan kami. Salah satu momen spesial itu jatuh pada hari Minggu bulan Oktober ini. Kami, bloger Balikpapan berkumpul di Hotel Platinum untuk bersilaturahmi dan diajak mengelilingi hotel berbintang empat yang cukup anyar hadir di Kota Beriman. Tidak hanya itu, kami juga kedatangan tamu spesial dari Kepala Diskominfo Kota Balikpapan: Pak Sutadi, Kepala DILO Balikpapan : Pak Istia Budi dan satu tamu istimewa lagi Bu Arita Rizal Effendi yang tidak lain adalah istri Wali Kota Balikpapan sekaligus Ketua Dekranasda Balikpapan. 

Eit, tapi saya mau menuliskan terpisah tentang B!Blogger ini, sharing session, gosip-gosip tipisnya dan jumpa-jumpa manis bareng mereka. Karena di blogpost ini, saya mau tur hotel Platinum Balikpapan lebih dahulu, hotel yang pernah menjadi tempat menginap Presiden Jokowi.

BACA : HARAPAN BLOGGER BALIKPAPAN

Nah, Presiden saja mampir di sini, kamu kapan mampir ke rumah orang tuanya ? 
(duh, nggak nyambung)

Menurut kalian kira-kira kamar yang menjadi pilihan Pak Jokowi seperti apa ya?

Selayang Pandang dan Lobby yang Luas Memandang

Sebenarnya sudah beberapa kali saya mampir ke Hotel Platinum Balikpapan ini. Banyak event yang diadakan di Platinum, membuat saya berkali-kali ke hotel ini. Cmumut sampai hapal bahwa ini "hotelnya". Tapi, saya belum pernah menginap sekalipun di hotel ini. Belum kesampaian.
...

Platinum Hotel & Convention Hall ini terletak di Jl. Soekarno Hatta No. 28 KM. 5 Balikpapan Utara, arah menuju Kota Samarinda, bila ditelusuri dari pusat Kota Balikpapan. Hotel berbintang 4 ini memiliki 200 kamar serta suite, menyediakan fasilitas kolam renang, spa, sauna, jacuzzi, pusat kebugaran dan favorit Cmumut tidak lain dan tidak bukan yakni adanya kids corner. Berbagai pilihan kamar untuk menginap, ruang untuk meeting dan event, serta adanya restoran gastronomi maupun rooftop ada di Hotel Platinum Balikpapan.

Ketika memasuki hotel dari pintu utama, di sisi kiri saya sudah bisa melihat kesibukan staf di balik meja resepsionis. Sementara di sisi kanan, terdapat kids corner yang selalu menjadi tujuan si kecil. Tepat di samping kids corner ada tangga belok arah model L menuju ke atas.
Platinum Hotel& Convention Hall
area lobby - Platinum Hotel& Convention Hall
Platinum Hotel& Convention Hall  Balikpapan
kids corner - berhadapan dengan lobby - Platinum Hotel & Convention Hall Balikpapan
Saya meneruskan langkah menuju lounge, pilihan bersantai sementara sambil menunggu acara dimulai. Dari pintu utama saja, saya dapat melihat banyak hal yang ditawarkan Platinum. Ada Canton Restaurant, Barium Bar & Lounge, Gourmet Pastry, Arcade Shop, serta lift.

Berkat manajemen, strategi, dan pelayanannya, pada tahun 2016 lalu, Hotel Platinum Balikpapan meraih penghargaan 'The Best Award dari Survey Record'. Meski pada tahun itu, usia Platinum Balikpapan  ibarat bayi mungil.
santai di banyak pilihan sofa
Tidak lama kemudian, Mbak Resyika selaku Assistant Director of Sales Platinum Balikpapan, datang memandu kami untuk bersama-sama menuju lantai 11.

Man-teman, lantai 11 ini bukan lantai sembarangan, di lantai inilah disediakan dua kamar Platinum Suite, tipe paling mewah yang salah satunya akan kami pakai untuk bersantai. Tidak semua hotel memiliki tipe kamar suite lho.

Nah, seperti apakah tipe ini?


Dua Platinum Suite
Seperti saya bilang, kami dipandu untuk menuju lantai 11 di mana tipe Platinum Suite tersedia, dan hanya ada dua kamar yakni no. 1128 dan 1129.

Jadi, di sinilah kami, di Platinum Suite 1128. Tipe Platinum Suite atau penthouse-nya Platinum ini disebut juga tipe president suite yang sebenarnya pernah disediakan untuk Presiden Jokowi ketika berkunjung ke Balikpapan. Tapi, oh tetapi, ternyata Pak Jokowi malah memilih kamar yang lain.

Kalau Anda bertanya-tanya seperti saya, teruskan dulu membacanya ya.

Platinum Suite 1128

Begitu saya melewati pintu 1128, terpampang nyata luas ruangan ini. Di sisi kanan saya terdapat pantry dan ruang makan tanpa sekat yang terhubung dengan ruang santai dengan home theater. Meja makan panjang dengan enam kursi beserta peralatan saji tertata rapi. Saya sempat bertanya-tanya dalam hati, apa nanti boleh duduk di kursi makan ini ya? Ternyata boleh, sambil bercengkerama dengan teman-teman juga boleh hehehe.


Masih ada dua pintu lagi di dalam kamar 1128, satu pintu terbuka untuk kami bisa masuk dan terlihatlah ruang tidur yang luas yang sudah ditata sedemikian rupa untuk kami pakai. Tidak, tentu saja kami tidak tidur di dalamnya. Saking luasnya (bagi saya) ruangan ini bisa diatur untuk sholat berjamaah para bloger. Ada kamar mandi dilengkapi bath tub, tempat tidur dengan nuansa keemasan, dan sofa. Berkat ukiran khas Kalimantan di sisi kepala kasur, kamu akan paham sedang berada di mana.

Oya, masih ada satu pintu lagi sebenarnya yang menghubungkan area luar dan ROOFTOP BALIKPAPAN. Saya menyempatkan keluar sejenak untuk memotret Balikpapan dari atas. Dari sini saya bisa melihat pemandangan sisi lain Balikpapan.
balkon 1128
Menjelang ashar, kami bersiap untuk sholat bersama. Selanjutnya tim dibagi menjadi dua, tim perempuan dan laki-laki. Mbak Vinka Aprilita Pasimanyeku selaku Public Relation Hotel Platinum Balikpapan mengajak tim bloger perempuan untuk memulai tur hotel.
Vinka Aprilita Pasemanyeku (paling kanan)
Coba jawab ini, bagaimana cara memotret cermin dari arah depan tanpa membuat dirimu terpantulkan? Hmm
Kami, tim perempuan mengawali tur dengan memasuki kamar Platinum Suite yang kedua. yakni kamar 1129.

Pikir saya, semirip apakah 1128 dan 1129 ini ya?
Setelah saya masuk, oww ternyata beda meski atmosfernya serupa.


Platinum Suite 1129
Begitu pintu 1129 terbuka, kami berdecak kagum, atau kami memang doyan bilang waw di segala macam kondisi ya. Suite 1129 ini pun ternyata luas juga, ada ruang makan, pantry, ruang tamu, sudut baca, dua kamar tidur, ruang menonton dengan home theater.
Platinum Hotel & Convention Hall Balikpapan

Platinum Hotel & Convention Hall Balikpapan
Kami pun diberikan izin untuk memasuki kamar tidurnya. Kali ini, saya menemukan sentuhan violet di atas kasurnya. Cermin yang disematkan di kedua sisi tempat tidurnya, membuat ruang terasa lapang, meski kami kesulitan memotret dari arah depan, karena selalu saja menemukan pantulan diri sendiri. Bersebelahan dengan ruang tidur juga tersedia cermin berjejer dan bath room dengan amenities yang sesuai kebutuhan.

Executive Suite 


Sebelum mampir ke tipe Executive Suite, Mbak Vinka mengajak kami ke tipe kamar lain lebih dulu. Saya menuliskan tipe kamar berdasarkan dari yang 'ter-wow' hingga 'ter-waw' agar lebih nyaman dibaca.

Ini adalah tipe kedua setelah tipe Platinum Suite. Untuk per-malamnya Anda harus merogoh kocek di atas 1 juta. Kamar ini pun cukup luas bagi saya, ada mini bar, sofa, meja kerja yang terpisah dari ruang tidur nan eksklusif.

Junior Suite


Saya sudah menyebut Pak Jokowi menginap di Hotel Platinum ini bukan?

Awalnya ketika diceritakan bahwa Pak Jokowi menolak kamar Platinum Suite, saya mengira beliau minta pindah di Executive Suite, karena tipe kamar ini pun lapang, terdapat area dapur dan ruang untuk berkumpul. Eit, ternyata tipe Executive Suite pun bukan kamar yang menjadi tempat menginap Pak Jokowi.

Vinka Aprilita yang memandu kami menuturkan, bahwa waktu itu Pak Jokowi memilih kamar Junior Suite yang lebih kecil saja. Alasannya sederhana, karena beliau cukup nyaman dengan kamar ini. Bagaimana pun juga, karena sudah menjadi prosedur bahwa kamar presiden harus terhubung dengan staff, maka pihak hotel pun menyulap kamar Junior Suite sesuai permintaan.

Deluxe


Tipe kamar ini memiliki dua jenis: queen dan twin, yang satu dengan tempat tidur besar dan tipe satunya dengandua tempat tidur. Luasnya sekitar 30 m2 dan masih sama dengan tambahan nuansa ungu pada sofa dan selimut. Jumlah kamar Deluxe ini merupakan yang terbanyak dari tipe kamar yang lain. Semuanya berjumlah 145 kamar yang terbagi menjadi 50 untuk Deluxe queen dan 95 untuk Deluxe twin.

Bisnis 

Kalau beranjak dari tipe Platinum Suite menuju tipe Bisnis, keduanya pasti akan terasa perbedaan kelapangannya. Di kamar suite saya merasa bisa salto, sementara tipe Bisnis membuat saya ingin melepas lelah. Walau tipe ini adalah tipe terakhir di Hotel Platinum, namun jumlahnya tidak sebanyak tipe Deluxe. Total kamar Bisnis yang tersedia ada 35, terdiri dari 16 untuk bisnis single dan 19 kamar bisnis twin.

GALERI KAMAR
...

Meeting Room

Setelah mengitari tipe kamar-kamar yang ada di Hotel Platinum, Vinka yang ramah mengajak kami menuju GOLDEN Grand Ballroom. Nah, di lantai inilah saya kerap mengikuti berbagai macam event, di berbagai ruang pula. Jadi, serasa sudah akrab. Total meeting room yang tersedia ada delapan, disesuaikan dengan kebutuhan.
Platinum Hotel & Convention Hall Balikpapan

Platinum Hotel & Convention Hall Balikpapan


Kafe dan Restoran

...

Bila memasuki lobby, kita sudah dapat melihat resto dan kafe ini:
- Barium Cafe, 
- Canton Restaurant dan 
- Gourmet28 Pastry & Delicatessen, yang lebih menyerupai gerai.

Ketiganya ini berada di lantai satu.Sementara restoran lain yakni, Palladium Restaurant berada satu lantai di atasnya, di mana tangga menuju lantai ini dapat mudah ditemukan di samping kids corner. Saya melihat kesibukan saat melewati Palladium ini. Oya, rupanya ada ruang Palladium VIP Room di seberang Palladium Restaurant ini.

Kalimaya Spa & Wellness
Serta Fasilitas Lain
 

...


Sebelum benar-benar tuntas tur hotel kami, Vinka Aprilita mengajak kami lagi menyusuri lorong menuju Kalimaya Spa & Wellness. Amboooy, aroma wangi menyapa ke hidung kami. Bebauan ini saja bikin saya rileks sejenak.  Di ruang khusus spa dapat saya temukan dua bilik mungil sauna yang berbeda pemanasannya, ada uap dan tungku.

Di ruang itu pula saya melihat dua kolam air kebiruan. Ramai menyebutnya jacuzzi. Sewaktu saya menyentuh airnya, ternyata kolam pertama terasa dingin, sedang kolam kedua terasa hangat. Mendadak, saya ingin berendam di dalamnya.

Di ruang gym, teman-teman sudah ramai mengambil gambar, sementara saya baru saja masuk dan segera beranjak lagi untuk mengikuti arah Vinka.

Vinka Aprilita masih mengajak kami lagi menuju ruang-ruang pemijatan. Tur hotel ke lokasi seperti inilah yang selalu menyenangkan imajinasi.


Kebersamaan di Rooftop Balikpapan

...


Setelah dari Kalimaya Spa & Wellness, rooftop ini adalah akhir dari penjelajahan kami. Setelah mengitari lantai lobby, kami naik lagi menggunakan hingga ke lantai 10 dan terus menapaki tangga. Karena ROOFTOP BALIKPAPAN  atau dikenal juga rooftop terrace ini sebenarnya berada di lantai 11 dan seperti saya sebut sebelumnya, terhubung dengan Platinum Suite. Meski kami kedatangan tamu istimewa sore itu, suasana tetap terasa santai. Tim perempuan dan laki-laki kembali berkumpul di rooftop ini. Semuanya mengambil posisi masing-masing. Mau posisi duduk, posisi model dan fotografer semuanya ada. Kalau ingin mengambil gambar diri, tidak perlu repot mencari latar yang kece, semuanya keren.

Lantai dan perabotan kayu membangkitkan kesan natural di rooftop ini.
Di area live music yang agak tinggi dari lantai dasar, ada bingkai yang sebenarnya berfungsi untuk penerangan namun pas banget untuk berpose. Teman-teman banyak yang berpose di sana. Hasilnya sungguh keren-keren.

Sore itu langit juga sangat cantik. Awannya pun layaknya kapas beterbangan. Angin sore pada Minggu itu tidak terasa berat, tidak kencang, pun tidak kering dan dingin. Saya merasa nyaman. Teman-teman fotografer rupanya berharap bisa mengejar sunset. Namun matahari senja nampak malu-malu bersembunyi saja di balik awan. Mungkin membiarkan agar kami bisa bercengkerama semata.

Saya menyempatkan keliling di rooftop ini. Ada yang menyita perhatian saya. Nampak ada tanaman hidroponik di sisi lain rooftop ini. Ada sawi pagoda atau tatsoi, kangkung, serta daun mint.
Platinum Hotel & Convention Hall Balikpapan
sawi pagoda 
Acara berlanjut dengan sharing session antara teman-teman bloger, Ketua Blogger Balikpapan,Pak Sutadi (Kepala Diskominfo Kota Balikpapan), Pak Istia Budi (Kepala DILO Balikpapan) tamu istimewa kami Bu Arita Rizal Effendi (Ketua Dekranasda Balikpapan).

Setelah sharing session berakhir, kami pun berpamitan dengan Bu Arita Rizal Effendi, karena beliau adalah tamu yang lebih dulu meninggalkan rooftop terrace, lalu kami pun segera menunaikan sholat magrib. Sebagai penutup dan acara santai, setelahnya kami makan malam dan mendengarkan pengumuman doorprize.

Di blogpost ini saya mau mengucapkan terima kasih atas kebersamaan Platinum Balikpapan Blogger terutama yang sudah meluangkan waktu untuk mengajak kami berkeliling.


Salam,
Lidha Maul

============
info lanjut :
Infobpn@Platinumhotelindonesia.Com
IG : @platinumbalikpapan
IG : @rooftop.terrace


Share:
Read More
, , , , , , , , ,

Nyaman Beraktivitas Berkat Adanya Mebo dan Mederma, Sahabat Penanganan Luka Bakar Ringan

Mebo - Mederma, Sahabat Penanganan Luka Bakar Ringan dan Bekas Luka

Saya penasaran, apakah emak-emak yang sedang mampir kemari sering memasak di rumahnya? Lalu, apakah emak-emak yang sering memasak ini, melengkapi diri dengan atribut pengamanan saat memasak? Karena saat kita memasak, kita berhadapan dengan benda panas ya kan? 

Sayangnya, alat yang umum saja seperti celemek jarang banget sempat saya pakai. Beberapa waktu lalu, saya melihat foto-foto orang memasak dengan helm, payung, seandainya ada baju zirah mungkin sudah dipakai juga tuh. Lucu sih bagi saya, tapi sebenarnya kebutuhan bagi dia. Ya, dia butuh untuk melindungi diri dari percikan minyak panas. Benar kan moms, pastinya kita juga punya tindakan pencegahan agar aman dari benda panas saat beraktivitas di dapur.

Namun, bagaimana pun level kehatian-hatian ini sudah ditingkatkan, ada-ada saja kejadian yang membuat kita mengalami luka bakar ringan.

Lalu, kalau Anda terkena zat panas, seperti minyak atau air panas, apa yang biasanya Anda lakukan?
Boleh tidak ya mengolesi dengan pasta gigi, kopi, tepung, gula, mentega seperti yang sering didengungkan di luar sana?

Inilah yang dibahas oleh dr. MN. Khaeruddin, Sp. B dari RSPB Balikpapan dan dr. Kusuma dari Combiphar dalam talkshow : “Regret Comes Later” : Bebas Beraktivitas di Rumah dengan Meminimalkan Risiko Luka Bakar Ringan bersama Mebo – Mederma Women’s Community pada 6 Oktober 2019 lalu di Aston Hotel, Balikpapan.

Biasanya setelah mengalami luka bakar, kita juga akan berhadapan dengan bekas lukanya. Untuk kulit tubuh saya yang sensitif, yang cukup sering terciprat minyak goreng panas, kena air panas, panci panas, pun dulunya waktu kecil pernah knalpot, gara-gara nunggu orang tua sambil mojok di motor orang. Pas banget deh ikutan acara ini, karena kulit sudah kayak kepulauan. 

Kondisi begini sering membuat kita tidak nyaman. Sudahlah tidak tahu cara penanganan luka bakar yang tidak tepat, masih ditambah ketidaktahuan cara menangani pasca luka bakar.

Jadi, bagaimana solusinya ?

LUKA BAKAR

Anda pernah mengalami luka bakar? 

Luka bakar sebenarnya terbagi menjadi 3 tingkatan atau derajat, sebagaimana dr. MN. Khaeruddin menjelaskan : 

Derajat luka bakar tingkat 1 (superficial burn). Luka bakar ini memengaruhi epidermis atau lapisan kulit luar saja. Luka bakar ini bisa kita sebut sebagai luka bakar ringan. 

Derajat luka bakar tingkat 2 (superficial partial-thickness burn). Luka yang terjadi pada epidermis dan sebagian lapisan dermis kulit (lapisan kulit yang lebih dalam). Luka bakar ini lebih dalam dari tingkat 1, secara kasatmata dapat terlihat melepuh dan terkelupasnya kulit. MN. Khaeruddin sendiri, mengklasifikasikan derajat luka bakar tingkat 2 ini ke dua bagian lagi, bagian 2A dan 2B.

Derajat luka bakar tingkat 3 (full thickness burn). Ini adalah luka bakar yang terparah dari luka bakar tingkat pertama dan kedua. Secara kasatmata terlihat tampak hangus dan mati rasa.
dr. MN. Khaeruddin, Sp. B
Tahukah Anda, sebanyak 69,5% kasus luka bakar di Indonesia paling banyak terjadi di rumah tangga, 22,5 % -nya diakibatkan air panas dan minyak panas.

Selain banyaknya aktivitas di dapur yang bisa menyebabkan luka bakar, masih ada lagi beberapa penyebab luka bakar.

 Penyebab Luka Bakar :
  • Terkena langsung oleh api
  • Tersiram air panas
  • Terkena uap panas
  • Ledakan tabung gas
  • Tersengat matahari (akibat terlalu lama dan terlalu panas)
  • Luka bakar akibat terapi setelah operasi atau perawatan laser
  • Zat kimia
  • Setrika
  • Listrik
  • Knalpot panas, dll
Faktanya cukup banyak juga penyebab luka bakar yang dapat kita alami sehari-hari. Banyak tips dan trik untuk menghindari. Karena beda penyebab, beda pula pencegahannya. Misal, penanganan listrik di rumah dapat kita sesuaikan agar tidak mudah diganggu anggota keluarga. Pilih stop kontak yang harus digulir lebih dulu untuk tersambung dengan listrik atau sediakan penutup stop kontak. Tidak membiarkan kabel malang melintang, dan menggunakan saklar untuk menyalakan lampu juga termasuk keamanan dalam menggunakan listrik.

Menurut dr. MN. Khaeruddin, kasus kena setrum ini biasanya memiliki luka yang kecil tapi dalam. Sementara yang masih sering diabaikan adalah kasus sunburn. Faktanya, memang ada kasus luka bakar ringan yang disebabkan terbakar matahari.


PENANGANAN LUKA BAKAR RINGAN
Duh, tapi kalau terlanjur kena air panas gimana?
Barusan goreng telur, eh minyaknya ciprat ke tangan?
Si suami masak air panas nggak ngomong ke siapa pun, pas si istri mau pindahin panci eh lupa mengalasi tangan.
Si kecil lagi senang-senangnya meniru aktivitas emaknya. Pas emaknya setrika baju, spontan dia narik setrika yang sedihnya langsung kena kulitnya.

Wah, banyak sekali kalau mau mengumpulkan drama luka bakar di rumah. Siapa sih yang tidak pernah mengalami sama sekali luka bakar ringan? Sama sekali lho?

Karena kemungkinan besar luka bakar ringan dapat kita derita, maka harus ada penanganan yang tepat untuk luka bakar ringan ini agar kita tidak tumbuh penyesalan nantinya.

Kenapa sih menyesal harus datang kemudian? Apakah karena kalau di depan namanya pendaftaran. Eh. 

Maksud saya, apa sih yang mungkin kita sesali ketika terkena luka bakar selain karena kurang hati-hati?

JAWABNYA : Ada satu jenis penyesalan lain yang lebih besar sifatnya yakni : menyesal karena tidak mengetahui cara penanganan luka bakar ringan secara tepat. Benar nggak?
Karena ada kasus di mana luka bakar yang terkategori ringan ketika ditangani tidak tepat, luka tersebut malah melebar, tidak sembuh justru kian parah. Pernah dengar kasus seperti ini? Sedih ya.


Jadi, bagaimana cara penanganan luka bakar ringan yang sebenarnya, dan tentunya menurut para ahli. Saya akan membaginya dalam Do’s and Don’t

Penanganan Luka Bakar Ringan

                           DO’S
DON’T
Bila terkena pemicu luka bakar (minyak panas, air panas), segera :
  • Siram dengan air suhu normal
  • Oleskan dengan MEBO
  • Balut (jika terjadi luka) dengan kain bersih yang tidak lengket.
Bila terkena pemicu luka bakar (minyak panas, air panas), dan:
  • Jangan mengoleskan dengan pasta gigi
  • Jangan mengoleskan dengan mentega, tepung, gula dan bahan yang tidak dianjurkan, karena : panas akan tertahan di dalam dan menyulitkan pemeriksaan serta dapat menambah kecelakaan.
  • Jangan melumuri dengan air dingin.
  • Jangan menggosok atau mengelap luka dengan sembarang kain karena akan membuat kulit menjadi terkelupas.
  • Jangan menutup luka dengan kapas atau pun tisu.


Adakah bu-ibu atau pembaca di sini yang mengolesi luka bakar dengan pasta gigi, kopi, mentega, tepung, sedikit gula, telur (eh ini luka atau mau bikin dadar gulung ya?). Ternyata lebih sederhana melakukan pertolongan sesuai prosedur dibanding menaburi luka dengan macam-macam bahan dan bumbu ya kan? Intinya, menurut para ahli, segala macam bahan di atas yang dianggap mampu mencegah luka bakar bertambah parah dan bisa mengobati hanyalah hoaks. Karena bahan-bahan tersebut tidak diformulasikan untuk menangani luka bakar.
Pertolongan pertama ini sifatnya krusial, jika tidak tepat maka akan menimbulkan efek yang lebih dalam. Saya percaya teman-teman yang membaca ini bisa ikut membayangkan atau mungkin pernah merasakan akibat ketika luka bakar tidak sembuh malah bertambah parah. Biasanya, luka bakar ringan jika tidak segera diberikan pertolongan, akan muncul gelembung-gelembung berwarna merah kecokelatan berisi air, dan bila pecah terasa perih. Nantinya, bukan cuma lapisan kulit paling atas yang bermasalah, tapi lapisan di bawahnya pun ikut terluka. 

Tindakan pertama jika saya terkena zat panas, biasanya saya akan langsung pergi mengucur area yang terluka dengan AIR keran (suhu normal). Biasanya paling sering aktivitas terkena luka bakar ini terjadi di dapur, dengan demikian mencari air lebih mudah sebenarnya dibanding mengolesinya dengan bahan-bahan mitos. 

Coba bayangkan ini, ketika kita terciprat minyak panas, lalu mencari pasta gigi di kamar mandi, atau tepung di lemari atau batu es di kulkas, yang bisa jadi lokasinya tidak dekat dengan posisi kita, sebenarnya beberapa detik yang terbuang ini bisa membuat luka bakar yang kita derita bereaksi lebih parah, dan masih ditambah penanganan awal yang tidak tepat. Berbeda jika kita langsung mencari AIR, yang biasanya terletak lebih dekat dan ada di sekitar kita saat kejadian. 

Nah, setelah mengucurkan AIR di area terluka, oleskan pula dengan MEBO, sebagai langkah awal penanganan luka bakar ringan.


MEBO - Combiphar

Menurut dr. MN. Khaeruddin, ketika seseorang berhadapan dengan penanganan luka bakar, orang ini sangat berharap bisa memberikan ‘Pertolongan Pertama pada Kecelakaan’ sayangnya ketika penanganan awalnya tidak tepat yang terjadi justru ‘Kecelakaan pada Pertolongan Pertama’. Inilah mengapa tema yang diangkat pada jumpa Mebo-Mederma Women’s Community 6 Oktober 2019 lalu berbunyi “Regret Comes Later”, karena jika penanganan awal luka bakar dilakukan secara tepat maka kita tidak perlu mengurusi luka itu setiap hari. Empat atau lima hari, luka bisa pulih. Kuncinya ada pada penanganan awal.

Setelah penanganan awal dengan mengucurkan AIR ke area luka, langkah selanjutnya adalah mengolesi dengan MEBO.

Apa itu MEBO?

MEBO adalah produk dari COMBIPHAR sebagai solusi luka bakar bagi keluarga Indonesia. Selain luka bakar, MEBO juga mengandung bahan-bahan yang cocok untuk menangani luka jatuh dan luka lecet. Saat ini MEBO berbentuk salep dalam kemasan tube 20g dan menjadi rekomendasi terbaik dari para dokter di Indonesia.

Kandungan MEBO

MEBO memiliki kandungan alami dan tidak mengandung antibiotik kimia. MEBO memiliki 3 kandungan herbal yakni :
Phellodendri chinensis 

Coptidis rhizome 

Scutellariae radix 

kombinasi ketiganya berfungsi sebagai anti-inflamasi, anti-infeksi dan membantu regenerasi sel

Serta mengandung pula dua zat penting :

Minyak Wijen (Sesame Oil)

dan Beeswax 


yang berfungsi untuk :
  • Menyerap sisa panas pada area luka bakar, sehingga bisa mengurangi tingkat keparahan luka bakar.
  • Memberikan kelembaban pada area luka sehingga mempercepat pemyembuhan luka.
  • Melunakkan jaringan nekrotik
  • Mempercepat perbaikan dan regenerasi jaringan
  • Mencegah dan mengurangi pembentukan scar atau jaringan parut.
Sebagai informasi penting lainnya, kadang kalau kita terkena luka bakar, tindakan pertama yang kita harapkan dari luka ini adalah langsung kering. Sementara menurut kedua dokter pada acara tersebut, luka membutuhkan kelembaban yang stabil, tidak selalu basah, tapi juga tidak totalitas kering. Minyak wijen dapat melindungi area luka sehingga mencegah penguapan air dari area luka dan membuat area luka menjadi lebih lembab (moist). Area yang moist ini akan membantu proses regenerasi sel lebih cepat sehingga penyembuhan berjalan baik. 
ilustrasi

Penanganan awal yang tepat ini akan membuat proses penyembuhan luka berjalan baik sehingga akan meminimalkan kemungkinan terjadinya bekas luka. Dengan demikian, sebagai tindakan awal sebelum terjadinya luka bakar, siapkan selalu MEBO di rumah. 
Informasi dan cara mendapatkannya bisa mampir ke http://mebo.combiphar.com


MEDERMA - Combiphar


Salah satu dampak dari luka bakar adalah adanya SKAR atau bekas luka parut (scar). Skar adalah hasil akhir dari penyembuhan luka. Bekas luka akan timbul jika luka tersebut terjadi pada lapisan kulit yang lebih dalam. 

Skar memiliki tahapan dan jenis-jenis yang berbeda. Ada skar fungsional, skar hipertofi, skar atrofi, dan tahapan parah adalah keloid. 

Manusia pasti akan mengalami luka dalam hidupnya. Sebagian besar jenis luka itu adalah luka ringan, misalnya luka iris, luka gores, luka abrasi atau luka bakar yang dapat dikatakan tidak berbahaya. Sayangnya, bekas luka yang timbul bisa saja merusak kualitas hidup kita. 

MEDERMA Untuk Bekas Luka

MEDERMA adalah kelanjutan dari penanganan awal luka bakar untuk mempercepat pudarnya bekas luka atau skar. MEDERMA memulihkan dalam, dan memudarkan bekas luka dari luar.

Kandungan MEDERMA

MEDERMA mengandung 3 bahan aktif : 

 Cepalin 
Cepalin merupakan formula eksklusif khusus dari MEDERMA yang mengandung allium cepae, kaempferol dan quercetin sebagai anti peradangan, memperbaiki tampilan dan struktur skar. 

 Allantoin 
Berfungsi untuk mendinginkan kulit, melembabkan, mengelupas sel kulit mati dan mengurangi efek gatal. 

 Aloe Vera 
Lidah buaya yang sudah dikenal sebagai zat moisturizing serta berfungsi untuk mencerahkan. 

Mengapa MEDERMA ?

MEDERMA merupakan gel aktif yang mampu bekerja hingga lapisan terdalam kulit, mengandung onion extract yang memberikan hasil lebih baik dibanding placebo. MEDERMA juga telah terbukti efektif dan aman untuk kulit orang Asia. Selain bekas luka bakar, skar, juga bisa digunakan untuk menghilangkan bekas jerawat dan dapat menghilangkan stretch marks. Sehingga MEDERMA ini menjadi rekomendasi no #1 oleh para dokter se-Indonesia. 

Cara Pemakaian MEDERMA ?



Nah, saya pun penasaran dengan cara pakainya. Ternyata cara pakai MEDERMA terbagi menjadi dua, yakni untuk luka lama dan luka baru.

MEDERMA mulai dipakai secepatnya saat luka sudah tertutup.
LUKA BARU :
  • Gunakan MEDERMA 3 s.d 4 kali sehari sekurangnya selama 8 minggu.
LUKA LAMA :
  • Gunakan MEDERMA 3 s.d 4 sehari sekurangnya selama 3-6 bulan.
  • Gunakan hanya ke luka yang sudah benar-benar tertutup 
  • Dimulai dari tengah ke arah sisi luar, gel dipijat lembut pada skar 
  • Dilanjutkan dengan gerakan memutar kecil sampai MEDERMA diabsorbsi seluruhnya
ilustrasi

MEDERMA merupakan gel proaktif secara signifikan dapat membantu proses penyembuhan luka dalam 8 minggu, tergantung dari kedalaman luka dan kondisi fisik penderita luka bakar tentunya. MEDERMA saat ini tersedia dalam kemasan 20g dan telah dipasarkan oleh Combiphar sejak 2002. Informasi dan cara mendapatkannya dapat dilihat di http://mederma.combiphar.com
dr. Kusuma membagikan pengalamannya tentang MEBO dan MEDERMA


CHEF GATOT : JANGAN SAMPAI KULITMU JADI BAHAN MASAKAN

Hampir tiap pagi, si kecil (5 tahun) bangun tidur langsung nempelin saya di dapur. Kalau saya lagi menggoreng, lalu mendadak ingin ke kamar mandi, bisa-bisa dia bakal membalik gorengan saya. Duh, dag dig dug. Sering banget dia ingin ikut masak, entah bantu mengambil sayur di kulkas, ikut memotong dengan pisau khususnya dan yang paling sering mau ikut berdiri di depan kompor. Senang melihat antusiasnya, tapi ya pastinya saya dag dig dug juga, nggak boleh lengah, mesti mendiskusikan mana yang boleh dan tidak, dan memberikan dia pencegahan.
ouch! harus hati-hati memasaknya

Nah, karena itu, kami juga mendapat pengalaman memasak bareng Chef Gatot Tricahyo dari Aston Hotel agar para moms yang beraktivitas di dapur dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan di dapur. 
  • Apa saja pesan Chef Gatot untuk para moms dan aktivis dapur semuanya?
  • Gunakan wadah memasak yang sesuai, jangan sampai panci kecil saat bahan masakannya banyak.
  • Peralatan dapur dan dapurnya harus aman bagi diri sendiri
  • Lantai jangan sampai licin, agar tidak terpeleset saat mengangkat benda panas.
  • Sediakan APAR, alat pemadam kebakaran sederhana.
  • Penghirup uap, atau desain dapur agar asap masakan tidak mengumpul di dalam.
  • Microwave, hanyalah alat bantu masak, jangan memasukkan bahan metal, logam atau pemicu ledakan microwave.
  • Saat menggoreng, jangan memasukkan bahan dengan cara dilempar.
  • Desain dapur dekat dengan air.
  • Pastikan pemasangan gas juga sesuai prosedur.
  • Nah, selamat memasak.

Bagi Chef Gatot : 
"Food is Art, Doing by Heart" Jangan sampai kulitmu yang jadi bahan seni.

KECELAKAAN PADA PERTOLONGAN PERTAMA? JANGAN SAMPAI YA
sediakan MEBO dan MEDERMA
“Sudah tahu luka di dalam hatiku, kenapa kau siram dengan air garam...” 

Jadi kesentil dengan lagu lawas. Lagu ini memang bukan tentang luka bakar, hehehe. Tapi, bisa menjadi cerminan jika penanganan luka bakar yang tidak tepat justru akan menambah rasa sakitnya bukan? MEBO dan MEDERMA menjadi solusi penanganan luka bakar ringan yang dapat kita sediakan di kotak P3K di rumah. Tidak berharap ada luka tentunya, tapi jika terjadi kita tahu menanganinya.

Terima kasih untuk Mebo-Mederma Combiphar atas pengalamannya yang berharga :)


Salam.
Lidha Maul
Share:
Read More