, , , ,

Menghidupkan Tempat Kenangan Bersama Huawei Nova 3i

Huawei Nova 3i


Saya berguling-guling di tanah, bukan karena suatu perlombaan, bukan karena saya anak kecil yang baru berjumpa pasir. Sebuah bola baru saja bergulir cepat menghantam dada. Menubruk tanpa saya sadari, atau siapa pun bisa menangkisnya. Anak-anak yang sedari tadi bermain bersama saya, melepas atribut mereka dan seketika berkerumun. Mereka memamerkan wajah-wajah pucat dan kemarahan. Lapisan-lapisan wajah itu juga tampak sama-sama berisi ketakutan seperti ketakutan yang sedang saya hadapi. Sebagian lagi meneriakkan nama saya. Sebagian berusaha mencari pertolongan. Tapi, saya tidak bisa menjawab mereka, sesuatu tercekat di leher. Tidak ada yang bisa keluar, tidak udara, tidak pula kata-kata. Cuma rasa sakit. Saya tahu saya belum mati, tapi saya tidak tahu berapa lama saya akan kesulitan bernapas.
*
Share:
Read More
,

PERNAHKAH MEMBUKA BUAH INI DENGAN MENJEPITNYA DI PINTU?


Buah Kecapi

Pada masanya.
Seorang Ibu duduk membuka dagangannya, mengamparkan sebuah baki enamel berwarna putih bercorak bunga. Di atas bakinya terhampar buah keras berwarna kuning. Anak-anak SD mengitarinya sambil mengeluarkan tebakan : 


“ Buah, buah apa yang namanya sama kayak alat musik?” 

Sebagian anak-anak menjawab, sebagian lagi, melempar candaan.

Di sisi baki itu, tersedia wadah lain berisi garam bercampur potongan cabai.Meski setiap hari berjualan buah itu, tapi setiap tahunnya, buah itu selalu berkenan muncul.
Saya tidak tahu, apakah memori saya dan kalian akan sama.
Tapi, ini memang kenangan saya sewaktu kecil.

Buah ini bernama KECAPI.

Saya percaya masih banyak yang tahu buah ini, meski beberapa anak kecil (yang saya tanyai) sempat kebingungan dan bertanya-tanya, buah apa ini namanya? Emang bisa dimakan?
Waktu kecil saya penggemar kecapi. (Ya ya ya, sampai sekarang juga) Setiap kali ada yang menjual kecapi, saya pasti membelinya. Pasti.Jujur, mungkin karena buah ini tergolong buah murah(an). 

Apalah menyebutnya : tidak ada gizinya? Tidak nutrisinya? tidak ada dagingnya?
Mungkin karena itu, buah kecapi sekarang jarang terlihat, jarang ada yang menjualnya. Jangan harap 5 tahun sekali bisa melihat buah ini,1 tahun sekali saja belum tentu.

Buah Kecapi
Satu pohon milik teman yang berdekatan dengan rumah saya saat masih kecil, sudah ditebang. Sedangkan buah kecapi yang baru-baru ini saya temukan, saya beli ketika berjalan-jalan ke sebuah perkampungan, tepat di sebuah warung. Di belakang warung tersebut, masih nampak pohon kecapi. Pohonnya besar, dengan penampakan bulatan-bulatan kuning menyebar. Ramai sekali kecapinya. Si pemilik warung berpikir, daripada berjatuhan, lebih baik dia coba menjual. Dan tepat itulah, saya lewat di depan warungnya. Pohon kecapi memang besar, dan si pemilik warung memang punya lahan yang luas.


saya beli di suatu warung yang di belakangnya terdapat pohon kecapi
Harganya kecapi itu hanya Rp 5.000 per bungkus (1 bungkus lebih dari 1kg). Saya katakan, saya mau yang masih nampak batangnya. Dan pemilik warung mengiyakan saja... karena selain buah kecapi jarang ada yang menjual, sebenarnya buah kecapi juga jarang ada yang suka. Karena itu, ketika saya minta kecapi yang masih banyak daun dan batangnya (karena yang sudah dibungkus tidak ada batangnya) si pemilik warung rela mengambil kecapi-kecapi yang masih berserakan. Bahkan ia lebihkan. Saya memborong sampai 10K. 

Sebenarnya kecapi-kecapi ini hanya akan saya makan sendirian. Suami manalah dia suka, Cmumut apalagi. 

Satu kenangan tentang buah kecapi ini adalah teknik membukanya. Dulu, kala masih SD, kami membuka kecapi dengan cara menjepitnya di pintu. Lalu kreek!! biji manis putih buah kecapi yang mengandung asem itu terlihat. Tapi itu cara praktisnya.

Cara kalemnya, ya dengan dikupas.
Buah Kecapi
menurut saya, ukuran buah kecapi yang saya beli ini tidak begitu besar
Buah Kecapi
cara praktis membuka buah kecapi : jepit di pintu
Buah Kecapi
kroakk! pecah sudah, tinggal dimakan saja. Eh diemut-emut.

Cara makan buah kecapi ini sederhana sekali, karena dagingnya sedikit, dan sebagian rasa manisnya justru menempel pada biji, maka makannya cukup diemut-emut saja. Kalau suka bisa dicocol garam plus cabai. 

Mungkin.. yah hanya mungkin, karena itu tidak banyak yang suka buah kecapi. 

Buah kecapi juga punya getah, jangan harap setelah dibuka bisa terlihat putih seterusnya. Jika sudah dibuka, perlahan buah kecapi akan berubah menjadi kecokelatan.
 
Buah Kecapi
penampakan di dalam buah kecapi

Buah Kecapi

Buah Kecapi
biasanya 1 buah kecapi mengandung 4-5 biji kecapi
Dari beberapa artikel disebutkan, bahwa buah kecapi berkasiat untuk mengatasi kram perut, melancarkan pencernaan, mengandung anti oksidan, anti kanker, dan bisa untuk mengurangi kolesterol. Entah penelitian ilmiahnya bagaimana, saya tidak memahaminya. 

Karena terbiasa hanya memakan saja, saya juga tidak tahu apakah orang-orang punya cerita lain tentang buah kecapi ini? Mungkinkan bisa dijadikan sebagai campuran masakan? Atau dibuat minuman? Atau dibuat kreativitas lain? Entahlah, saya kurang tahu.


Mungkin kalian yang membaca punya cerita yang berbeda dari saya. Boleh banget berbagi di sini :)



Salam,
Lidha Maul
Share:
Read More