Belajar dari Bunga Matahari

October 31, 2015

Mathematics is the language with which God created the universe
.Galileo-Galilei

Besar, kuning, menantang mentari. Cantik.
Berkat ikut grup menanam saya dapat benih bunga matahari (sunflower) berkali-kali. Saya juga baru tahu kalau bunga ini beragam jenisnya. Biasanya liat di film-film, jenisnya itu-itu aja. Ternyata sunflower nggak cuma kuning, ada juga yang merah, coklat bahkan pink, ada yang mungil cocok untuk di pot dan ada yang tinggi besar, ada yang bunganya satu dalam satu batang ada pula yang ramai, dan ada yang lucu namanya teddy bear, lucu bagi saya karena bijinya nggak keliatan jadi mirip dandelion raksasa warna kuning. Ada juga yang nggak karuan gedenya, bisa segede kepala manusia.

Awalnya meskipun sudah jatuh hati sama ni bunga, tapi karena beberapa faktor saya diskualifikasi bunga ini dan lebih milih nanam yang edible aja. Tapi, nanam yang edible aja nggak cukup, banyak banget kendala hamanya. Nah, usut punya usut tanaman saya yang udah ada mesti dikasih bodyguard. Yang saya maksud accompanion plant yang salah satunya adalah sunflower.

Jadi, saya sangat senang ketika mendapat benih sunflower. Sebenarnya saya punya 5 jenis sunflower, tapi karena gagal semai akhirnya yang tersisa hanya 2 jenis.
Sprout!
"santai dulu.."
kutilang alias etiolasi
Karena terjadi kegagalan beberapa kali, saya jadi punya tips menanam sunflower:
  • Usahakan tanah gembur: Tanaman memang tidak makan tanah. Tanah gembur baik untu pergerakan akarnya. Karena tanah di pekarangan saya jenis tanah lempung bercampur (yang kayaknya lebih cocok dibikin pot daripada media tanamnya ya) sebelum menanam harus dicangkul lebih dulu dan diberi pupuk.
  • Beri pupuk sebelum-seterusnya : Sunflower besar bukan karena dari jenisnya saja, tapi juga perlakuannya. Meskipun berasal dari biji jenis yang sama, sunflower yang saya tanam dengan pemupukan baik menghasilkan bunga yang besar dan biji yang gendut-gendut. Pemupukan yang dilakukan juga nggak cuma setelah pindah tanam aja ya, ketika semai tanah yang disediakan juga sudah diberi pupuk.
  • Satu benih saja, satu wadah : Kalau mau menanam di tanah, alangkah lebih baik disemai terpisah dahulu, misal di polybag. Untuk satu polybag cukup satu biji saja. Jangan seperti saya ya, saya ini orangnya ngirit-an, hehe. Begitu juga kalau mau tanam langsung di pot.
  • Cara semai - tanam : Baringkan biji atau tancap bagian yang runcing. Untuk beberapa biji yang nggak nongol-nongol setelah semai bisa dibuka lebih dahulu seperti mau makan kuaci. Setelah 4 daun atau lebih bisa dipindah ke tanah. Sekali lagi jangan lupa: pupuk.
  • Hati-hati : Di tempat saya banyak sekali hama, salah satunya bekicot (hewan ini udah masuk KBBI apa belum ya?). Alih-alih punya kebun sunflower rimbun yang seluas mata memandang, hasilnya selalu saja 80% anakannya di gado-in bekicot, syukur terakhir nanam dapet sebaris. Bekicot ini tau aja ada tanaman baru yang fresh dan favorit. Heran deh, padahal bunga liar dan rerumputan di rumah saya banyak, tapi nggak minat banget dia. Untuk menyiasatinya, sunflower yang masih anak-anak saya tutupi. Bendanya macam-macam, sesuai selera dan kemampuan aja.
Berdasarkan info: Jenis Yellow Prado. Satu kepala bunga yang besar dan banyak bunga kecil pada satu batang. Petal bertumpuk. Tinggi 150-an cm
Namanya juga bunga matahari, kemana matahari berada kepala sunflower akan mengikuti.  Bila pagi hari sunflower saya akan menghadap ke timur, sorenya nengok ke barat. Giliran bunganya besar, kepalanya makin berat, dia cuma pasrah, nunduk malu-malu menatap bumi.

Sampai sekarang belum tahu apa jenisnya. Satu kepala bunga besar, dengan banyak bunga kecil pada 1 batang. Petal tidak bertumpuk. Tinggi 150-an.
Sedihnya, sunflower ini tergolong tumbuhan semusim, setelah mengeluarkan biji akan mati. Masa hidupnya ±3 bulan.
Sampai C'Mumut pun saya 'paksa' jadi model *maaf ya -_-*
Tiap kali ngeliat sunflowernya mau mekar gitu, rasanya bikin berhenti bernapas. Takjub. Oh, begini toh rasanya punya tanaman sendiri, iya dulu saya suka gemanaaa gituuu sama emak-emak yang perlakukan tanaman udah kayak anak kandung sendiri. Ibu saya bakal paduan suara per detik kalau pas dia pergi, tanamannya nggak ada yang nyiram.
namanya aja sebaris, tapi mekarnya gak barengan dan masih juga ada yang kurus.
Sekarang saya yang suka gimanaaa gituuu sama tanaman, wehehehe. Pada sunflower ini tiap hari saya perhatikan satu persatu petalnya mengangkat tubuh. Nyatanya waktu demi waktu, hitungan demi hitungan, betapa rapi dan gemilang.
Saya jadi teringat terjemah Al Qur'an Surat Al Qomar (54) ayat 49 :

" Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran"

lalu
" ... dan segala sesuatu pada sisiNya ada ukurannya" (TQS Ar Ra'd(13) : 8)
" ... dan Dia telah menciptakan segala sesuatu dan Dia menetapkan ukuran-ukurannya dengan serapi-rapinya." (TQS Al Furqon(25) : 2)

baru mulai buka aja cakep
Nah, kalau ngobrolin soal 'ukuran' di alam ini, saya nyimpan animasi yang cuakep buanget karya Cristobal Villa yang berjudul Nature by Numbers. Aslinya sih ini video lama, pasti sudah banyak yang tahu dan nonton. Tapi, buat saya tetep kereen. Sampai sekarang saya bisa mutar berulang-ulang, tetep suka liatnya.

Video ini menghubungkan deret Fibonacci dengan pembentukan benda-benda di alam. Juga menghubungkan deret fibonacci dan golden ratio. Konongolden ratio teraplikasi dalam segala bentuk alam semesta kita.

Sebenarnya sih lihat animasinya aja sambil ber waw-wah-ohh-ohh mengagumi sudah cukup. Tapi karena penasaran juga sama teorinya : ni maksudnya apa ya, bikinnya gimana ya dan lumayan lahh biar otak emak-emak kayak saya ini nggak mati fungsi, saya jadi kerajinan ikut ngitung-itung. Lagian asyik juga belajar pake unsur-unsur alam. Eh, tapi nggak ikut dibahas disini ya, ntar kepanjangan. Lagian udah banyak yang bahas matematika di alam, golden ratio di alam, banyak deh. Saya buat coret-coretan deret fibonacci untuk sunflowernya aja. Alias nggak mau repot.

Awalnya animasi ini menampilkan deret fibonacci, tau dong deret fibonacci yang terkenal itu : 0,1,1,2,3,5,8,13,21,34,55,89,144, ... hayoo berapa lanjutannya?
Biar lebih jelas
source: eterastudios.com
Sebelum sunflowernya nongol di animasi ini, lebih dahulu dihadirkan rumah keong yang dikaitkan dengan golden spiral.
Golden Spiral, deret fibonaccinya terlihat.
source: eterastudios.com
Animasi selanjutnya melompat ke segi empat (bujur sangkar) untuk membangun golden rectangle. Semua ini berkaitan dengan golden ratio.

golden rectangle dan rumusnya. Berapa pun nilai 'a' maka Phi  hasilnya, benar?
source : eterastudios.com
Dari golden rectangle berubah menjadi golden angle, dan nilai yang dihasilkan yaitu 137,5
Golden Angle, menempatkan titik-titik benih sunflower
source pic: eterastudios.com

Dan setelah biji disebar..... tarraaa.

sunflower seeds dalam animasi, setelah semua terkumpul. Serupa dengan asli.
(capture from video)
Sebenarnya sih hampir semua sunflower bijinya berkumpul seperti itu. Pembuktian lain deret fibonacci dalam sunflower bisa dilihat di bawah ini:

Gambar di atas menunjukkan ada tiga pola spiral yang muncul : hijau, oranye, dan biru. Pada jalur spiral hijau berjumlah 55. Dimana 55 bagian dari deret fibonacci.

Sedangkan spiral biru berjumlah 34 dan oranye 21. Ehm... jadi 21, 34 dan 55.  Entah ini kebetulan, pembuktian, mencari kebenaran atau mencari kebetulan, animasi ini pas banget buat belajar. Misal, saat itu saya baru menyadari  bahwa phi (Φ)  beda dengan Pi (π). Jadi rajin baca-baca artikel tentang golden ratio. Pun saya jadi tambah rajin mengamati biji dan perbijian sunflower.

Atau kalau bener-bener mau mastiin mending nanam sunflower dulu, terus hitung sendiri, hihi. Saya juga jadi rajin ngitungin bijinya, sekalian buat sedekah biji.

Oya, buat yang belum nonton, videonya saya tongolin di bawah ini ya. Yang udah nonton, nonton lagi a ja sambil makan kuaci.


Salam, Lidhamaul

Sumber dalam tulisan ini:
Video;  www.youtube.com/watch?v=kkGeOWYOFoA
Gambar dan data : http://www.etereaestudios.com/
Menghitung golden rectangle : http://www.miniwebtool.com/golden-rectangle-calculator

You Might Also Like

21 Comments

  1. Pernah liat perkebunana bunga matahari di chiang mai, dan itu cantiiikkkk bgt... apalagi saat musim di nov.. aku jg suka ama bunga ini mba...tp baru tau loh wrnanya ada yg lain slain kuning... kmrn yg aku liat di kebunnya cm kuning soalnya

    ReplyDelete
  2. bener lho ada yg warna lain, tapi susah nanamnya (padahal belum nyoba). Sayangnya yang ini belum bisa disebut kebun *sedih*

    ReplyDelete
  3. Keren bgt sih mba itung2annya.. meski tau semua ciptaan Allah pasti sesuai sm ilmiah.. tp menelisik lbh dalamnya itu rasanya mumet hehehe... btw.. dpt bibit bunga matahari drmn? Mau donkkkk

    ReplyDelete
  4. dari grup berkebun, yang mana aja biasanya sering bagi2

    ReplyDelete
  5. wew itu itung2annya njelimet :D

    bunag matahari itu bagus ya, saya suka yg gedhe2 gtu bunganya hihihi

    ReplyDelete
  6. Toss! gak usah diitung Mak,diamatinya aja sambil manggut2

    ReplyDelete
  7. Dulu pernah nanem sampe guedee banget mak, tapi sekarang lahannya susah jadi udah jarang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak, sekarang lahan buat nanam susah ya :(
      meski sunflower juga bisa ditanam di pot, saya sendiri lebih suka di tanah

      Delete
  8. Mbaaa.. Aku suka banget sama artikel iniii..
    Suka liat foto2nya.. Suka sama ceritanya dan suka sama deret fibonaccinya..
    Kereeen :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. wuaaa... ada ibu jerapah mampir kesini..Huu aku terharu ^^

      Delete
  9. aku membaca deret fibonaccinya dihubungkan sama biji bunga matahari puyeng sendiri mbak jadinya, sepertinya ini memang terlalu berat buat aku hahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha.. kau amatilah sajalah bunganya Mak Rany lalu nonton videonya :)
      biar saja saya yang ngitung2.

      Delete
  10. Suka sama foto-fotonya. Bunganya cantik :)

    ReplyDelete
  11. suka ulasannya, eh pas sampe angka nih kepala mendadak pening Kak hahahha
    Cmumut jadi model ya dek :D

    ReplyDelete
  12. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih sudah berkomentar. Dan mohon maaf komennya saya hapus karena mengandung LINK HIDUP, sekali lagi mohon maaf.

      Delete
  13. wah bagsu nian, kalau aku nanam bisa tumbuh gak ya

    ReplyDelete
  14. Terimakasih atas sharing ilmu dan pengetahuanya.semoga selalu menjadi bagi semuanya. salam sukses selalu.Amin
    htt://karanganbungapapanblog.wordpress.com
    0812.4912.3012

    ReplyDelete
  15. Terimakasih atas sharing ilmu dan pengetahuanya.semoga selalu menjadi bagi semuanya. salam sukses selalu.Amin
    htt://karanganbungapapanblog.wordpress.com
    0812.4912.3012

    ReplyDelete
  16. Terimakasih atas sharing ilmu dan pengetahuanya.semoga selalu menjadi bagi semuanya. salam sukses selalu.Amin
    htt://karanganbungapapanblog.wordpress.com
    0812.4912.3012

    ReplyDelete
  17. Subhanallah Mba, saya dan suami pernah nanem biji bunga matahari tapi ga tumbuh hiks kayanya dimakan tikus deh huhu, tfs ya mba mungkin nanti kita akan belajar lagi gardening nya^^

    ReplyDelete

Terimakasih telah membaca, silakan berkomentar yang baik dan mohon untuk tidak menaruh link hidup.

Member of

Blogger Perempuan Blogger Perempuan rssbblogger Warung Blogger

Popular Posts